Harga terbaru BBM Pertalite, Solar dan Pertamax yakni mengalami kenaikan yang bervariatif.
Harga Pertalite awalnya Rp. 7.650 per liter, naik menjadi Rp. 10.000 per liter.
Harga Solar dari Rp. 5.150 per liter, naik menjadi Rp. 6.800 per liter.
Sedangkan harga Pertamax dari Rp. 12.500 menjadi Rp. 14.500 per liter.
Kenyataan ini memaksa penyesuaian kembali harga jasa transportasi Ojol lantaran Pertalite dan Pertamax mengalami kenaikan.
Ya, pertalite atau pertamax banyak digunakan sebagai bahan bakar bagi para pengemudi Ojol di seluruh Indonesia.
Dirjen Perhubungan Darat Mengeluarkan Kebijakan Baru
Pemerintah, dalam hal ini Dirjen Perhubungan Darat mulai menerapkan kebijakan baru terkait tarif ojol. Kebijakan tersebut mulai berlaku per 10 September 2022 atau Sabtu besok.
Perubahan harga tersebut sebagai respon Pemerintah terhadap naiknya harga BBM pada pekan ini. Jelas, BBM menjadi salah satu komponen penting bagi para driver Ojol.
“Penyesuaian biaya jasa (tarif ojol) dilakukan dalam rangka adanya penyesuaian komponen biaya jasa” ungkap Dirjen Perhubungan Darat, Hendro Sugiatno.
Pengelola aplikasi ojol harus menyesuaikan kembali tarif dengan perubahan yang ditetapkan oleh Pemerintah tersebut.
Tarif Ojol Sesuai Zona
Untuk tarif ojol sendiri menggunakan zonasi masing-masing sehingga mengalami perbedaan.
1. Zona I Sumatera, Bali dan Jawa kecuali Jabodetabek
Biaya jasa batas bawah Rp. 2.000/km
Biaya jasa batas atas Rp. 2.500/km
Biaya jasa minimal per 4 km pertama yakni Rp. 8.000 – Rp. 10.000.
2. Zona II Jabodetabek
Harganya relatif lebih mahal dibandingkan daerah lain di Pulau Jawa.
Biaya jasa batas bawah Rp. 2.550/km
Biaya jasa batas atas Rp. 2.800/km
Biaya jasa minimal per 4 km pertama yakni Rp. 10.200 – Rp. 11.200.
3. Zona III Kalimantan, Sulawesi dan lainnya
Biaya jasa batas bawah Rp. 2.300/km
Biaya jasa batas atas Rp. 2.750/km
Biaya jasa minimal per 4 km pertama yakni Rp. 9.200 – Rp. 11.000.
Selain biaya jasa di atas, Kemenhub mengeluarkan aturan baru mengenai batas maksimal untuk biaya sewa aplikasi. Melalui peraturan terbaru, biaya sewa aplikasi hanya maksimal 15%, dimana sebelumnya maksimal 20%.
Jadi, bagi Anda pelanggan Ojol siap-siap merogoh kocek cukup dalam karena kenaikan tarif baru ini.