Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memiliki banyak program kerja terbaru, salah satunya impiannya untuk mengembalikan gelar kota santri. Mengingat Kota Pahlawan memiliki banyak ulama dan tokoh penting dalam penyebaran agama islam.
Salah satu upaya yang dilakukan Eri Cahyadi untuk mewujudkan hal ini adalah dengan melantik Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XII pada Sabtu (01/10/2022). Menurutnya, kata santri melekat untuk Kota Surabaya karena sebagai tempat berdirinya kantor pengurus besar Nahdlatul Ulama.
Tak hanya itu saja, Nahdlatul Ulama (NU) juga membuat lambang dan lagunya di kota pahlawan. Baginya, lantunan bacaan Al Quran dan sholawat tidak boleh berhenti di Kota Surabaya. Eri Cahyadi juga ingin agar nantinya Surabaya bisa memiliki calon peserta MTQ yang bisa mewakili kota pahlawan hingga taraf internasional.
Dalam acara tersebut, Eri Cahyadi berpesan kepada semua dewan hakim yang dilantik agar memberikan persiapan terbaiknya. Hal ini juga sebagai salah satu upaya menyiapkan MTQ untuk ke tingkat nasional.