Dalam video amatir yang beredar di sosial media, terlihat pelantun lagu To the Bone yang tengah berada di atas panggung.
Setelah itu ada satu dari sekian banyak penonton yang menyerahkan ponsel ke Pamungkas untuk merekam momen selama konser berlangsung.
Usai Pamungkas merekam aksinya di atas panggung, lalu dia menggosok-gosokan ponsel tersebut ke daerah vitalnya.
Video ini mendapatkan reaksi yang beragam dari netizen. Banyak yang marah dan Pamungkas mendapat kecaman keras dari netizen yang menganggapnya sebagai aksi tak senonoh.
Banyak yang menganggap bahwa aksi itu terjadi saat Pamungkas berada dibawah pengaruh minuman keras. Ada juga yang menganggap bahwa Pamungkas sedang dibawah pengaruh narkoba.
Setelah videonya viral, Pamungkas seolah diam tanpa memberikan klarifikasi berbagai pertanyaan yang dilontarkan oleh netizen.
Setelah beberapa hari dirinya menjadi perbincangan warganet, malam kemarin dirinya mengklarifikasi dari perbuatan yang menghebohkan beberapa waktu yang lalu.
Penyanyi dengan nama lengkap Rizki Rahmahadian Pamungkas ini dengan tegas menjawab pertanyaan-pertanyaan dari netizen. Dia baru melakukan klarifikasi setelah merasa resah dengan semua pertanyaan dari netizen.
Melalui instastory akun pribadi Pamungkas, disebutkannya bahwa hal itu dilakukan hanya sebagai bentuk Fan Service.
Baca Juga: Para Wanita Diingatkan Sama dr.Boyke Jangan Keseringan Pakai Lingerie Kalau Tidak Mau Anu Gini
Dia mengklarifikasi bahwa video ini sudah di screen record, dipotong dan digoreng sehingga membawa argumen yang negatif.
Di luar sana masih banyak artis yang melakukan hal lebih tak senonoh dan tidak ada yang mempermasalahkannya. Sedangkan ketika dirinya melakukan hanya dengan menggunakan hp sudah banyak orang yang menghujatnya.
Selain itu dia juga membantah kalau saat itu dia berada dalam pengaruh alkohol dan tidak sedang menggunakan narkoba.
Ia juga menjelaskan bahwa ia bersikap tegas karena opini terhadapnya sudah mulai melebar dan merugikan orang-orang di sekitarnya.
Dari klarifikasinya ini membawa banyak argumen baru di kalangan masyarakat.
Banyak yang menghujat klarifikasinya dan menganggap bahwa argumen yang dilontarkan Pamungkas kocak