Ini Dia Daftar Obat Sirup yang Mengandung Etilen Glikol Melebihi Batas

Surabaya

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 08:43 WIB
Ini Dia Daftar Obat Sirup yang Mengandung Etilen Glikol Melebihi Batas
Ini Dia Daftar Obat Sirup yang Mengandung Etilen Glikol Melebihi Batas (freepik.com)

Hingga detik ini penelitian tentang penyebab gagal ginjal misterius. Berbagai obat-obatan dicek di laboratorium untuk mengetahui penyebab pasti dari penyakit ini.

Etilen glikol atau juga bisa disebut Monoetilen Glycol dapat dihasilkan dari reaksi etilen oksida dengan air. Etilen glikol ini merupakan senyawa organik yang bisa menurunkan titik beku pelarutnya dengan mengganggu pembentukan kristal es pelarut. 

Berdasarkan dengan ditemuinya cemaran etilen glikol pada sirup obat batuk anak di gambia, Afrika. Maka BPOM larang obat sirup yang mengandung Etilen Glikol karena diduga picu gagal ginjal anak. 

Dari sekian banyak obat sirup yang beredar di pasaran Indonesia, beberapa diantaranya mengandung etilen glikol yang berlebihan yang jika dikonsumsi dalam jangka panjang bisa menyebabkan penyakit yang cukup serius.

BPOM melaporkan ada empat produk obat yang sudah pasti mengandung etilen glikol yang ditarik dari peredaran pasar di Gambia, yaitu Promethazine Oral Solution, Kofexmalin Baby Cought Syrup, Makoff Baby Cough Syrup, serta Magrip N Cold Syrup. Keempat obat ini tidak terdaftar sebagai obat resmi yang beredar di Indonesia. Keempat produk ini adalah hasil produksi dari Maiden Pharmaceuticals Limited dari India.

Selain melaporkan obat di atas, BPOM juga mengumumkan lima produk sirup obat dengan kandungan cemaran Etilen Glikol yang melebihi batas aman dan beredar di Indonesia. Obat ini yaitu Termorex Sirup, Flurin DMP Sirup, Unibebi Cough Sirup, Unibebi Demam Sirup, dan Unibebi Demam Drops.

Departemen Kesehatan menginstruksikan untuk sementara tenaga medis tidak meresepkan obat-obatan dalam wujud sediaan cair maupun sirup hingga ada pengumuman resmi dari pemerintah.

Selain itu apotek-apotek juga dimohon untuk tidak menjual obat bebas yang berbentuk cair atau sirup kepada warga hingga terdapat pengumuman yang jelas dari pemerintah.

Muncul bar bahwa pemerintah melarang pemakaian paracetamol padahal hal ini tidak benar. Pemerintah melarang pemakaian produk obat yang berwujud sirup dan tercemar Etilen glikol.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Catat! Ada 102 Obat Sirup Dilarang Dijual dan Diresepkan Dokter, Bila Terlanjur Meminumnya Lakukan Hal Ini

Catat! Ada 102 Obat Sirup Dilarang Dijual dan Diresepkan Dokter, Bila Terlanjur Meminumnya Lakukan Hal Ini

Purwasuka | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 07:47 WIB

Cegah Kepanikan karena Obat Sirup dan Gangguan Ginjal Akut Misterius, Dokter Wajib Jadi Garda Terdepan

Cegah Kepanikan karena Obat Sirup dan Gangguan Ginjal Akut Misterius, Dokter Wajib Jadi Garda Terdepan

Health | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 07:15 WIB

Daftar Lengkap 102 Obat Sirup yang Dilarang Diresepkan dan Dijual di Apotek

Daftar Lengkap 102 Obat Sirup yang Dilarang Diresepkan dan Dijual di Apotek

Jakarta | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 07:05 WIB

Terkini

Saat AI dan Teknologi Digital Bisa Membuka Akses Kesehatan hingga ke Pelosok Indonesia

Saat AI dan Teknologi Digital Bisa Membuka Akses Kesehatan hingga ke Pelosok Indonesia

Health | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:08 WIB

Standar Rekrutmen Makin Tinggi, Mengapa Gaji Tak Ikut Mengimbangi?

Standar Rekrutmen Makin Tinggi, Mengapa Gaji Tak Ikut Mengimbangi?

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:05 WIB

Eksplorasi Cita Rasa Kopi Dunia: Mengenal Karakter Unik Biji Kopi Yirgacheffe

Eksplorasi Cita Rasa Kopi Dunia: Mengenal Karakter Unik Biji Kopi Yirgacheffe

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:03 WIB

4 Rekomendasi Cushion Travel Size Praktis Muat di Tas Kecil

4 Rekomendasi Cushion Travel Size Praktis Muat di Tas Kecil

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:02 WIB

Warna Lipstik Mauve vs Plum, Mana yang Cocok untuk Kulit Indonesia?

Warna Lipstik Mauve vs Plum, Mana yang Cocok untuk Kulit Indonesia?

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:01 WIB

Review Film Chiikawa the Movie: Misi Berbahaya Chiikawa di Pulau Duyung

Review Film Chiikawa the Movie: Misi Berbahaya Chiikawa di Pulau Duyung

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Hendri Satrio Soroti 12 Ribu Peserta Merdeka Run: Jangan Dianggap Dukungan Politik

Hendri Satrio Soroti 12 Ribu Peserta Merdeka Run: Jangan Dianggap Dukungan Politik

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Bukan Tak Laku, Ini Alasan Calon Emiten Menunda IPO

Bukan Tak Laku, Ini Alasan Calon Emiten Menunda IPO

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:47 WIB

BCIC Terus Genjot Pembiayaan Hijau

BCIC Terus Genjot Pembiayaan Hijau

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:42 WIB

Investor Rebutan Masuk! Lelang SRBI Bank Indonesia Tembus Rp43,5 Triliun

Investor Rebutan Masuk! Lelang SRBI Bank Indonesia Tembus Rp43,5 Triliun

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:42 WIB

×