Seiring berjalannya waktu, bentuk uang bertransformasi sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang dinamis. Dari uang rupiah berbentuk tunai, kini menjadi dompet digital yang praktis.
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia mengungkapkan bahwa pada 2030 sektor keuangan digital akan tumbuh delapan kali lipat, dari sekitar Rp600 triliun menjadi Rp4.500 triliun. Ketertarikan masyarakat yang tinggi ini disinyalir karena layanan digital dianggap mampu memudahkan aktivitas sehari-hari.
Sebagai layanan pembayaran digital, ShopeePay hadir dengan berbagai layanan, fitur, dan promo. Hal ini diharapkan mampu mendukung upaya pemerintah untuk akselerasi ekosistem pembayaran di Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.
Head of Business and Partnerships ShopeePay, Eka Nilam Dari menyatakan, “Transformasi uang dari tunai ke digital tentunya diharapkan dapat membawa kemudahan dan keuntungan bagi masyarakat, yang tadinya memiliki keterbatasan akses terhadap layanan keuangan, kini jadi bisa bertransaksi di mana pun dan kapan pun."
UMKM termasuk salah satu tulang punggung ekonomi nasional bisa memanfaatkan layanan fitur ShopeePay agar bisa relevan dengan preferensi konsumen dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Sejalan dengan komitmen #ShopeeAdaUntukUMKM, layanan ShopeePay membantu pelaku usaha, utamanya UMKM, untuk memasuki ekosistem digital. Ekosistem yang mumpuni diharapkan mampu terwujud melalui usaha ini.
Sekitar hampir 90% dari total gerai yang bermitra dengan ShopeePay adalah bisnis UMKM. ShopeePay juga membantu perkembangan UMKM di luar kota metropolitan untuk memasuki ekosistem digital. Wilayah dengan gerai UMKM terbanyak di antaranya ialah Pekanbaru, Bandar Lampung, Deli Serdang, dan Surakarta.
Pihak ShopeePay berharap seluruh fitur, program, dan layanan yang dihadirkan dapat bermanfaat bagi seluruh pengguna dan pelaku usaha di seluruh Indonesia. Dengan demikian, ekosistem keuangan yang lebih inklusif dan meratadapat diwujudkan bersama-sama. Harapan ini juga disampaikan oleh Eka Nilam.
Baca Juga: Ramalan Shio Jumat 28 Oktober 2022: Kuda Alami Stres, Kambing jangan Lupa Istirahat