Daerah pemukiman warga yang ramah turis ini menjadi perbincangan warganet seluruh dunia setelah adanya kerusuhan pada pesta Hallowen pada Sabtu (29/10/2022).
Dari tragedi maut ini, 151 orang tewas terinjak-injak dan sesak napas akibat ramainya kerumunan saat itu. Dikabarkan hingga saat ini korban tewas terus bertambah.
Dari video amatir yang diunggah di sosial media twitter, terlihat banyak orang berdesakan bahkan sulit untuk bergerak. Akibatnya, banyak orang yang kehabisan napas dan pingsan hingga meninggal dunia.
Sementara itu, di video lain yang beredar terlihat banyak masyarakat yang kehabisan oksigen hingga memerlukan CPR. Apalagi korban yang sesak napas dibiarkan begitu saja tanpa adanya penanganan yang mumpuni. Para korban yang melakukan CPR juga berada pada ruang yang masih padat dan beberapa menilai penanganan kepada para korban kurang baik.
Lalu bagaimana sebenarnya kronologi terjadinya tragedi ini? dan apa penyebabnya?
Kejadian mengerikan ini bermula ketika warga mulai memadati daerah sempit di kawasan Itaewon dengan kostum horor mereka. Diketahui ini adalah kali pertama di Korea Selatan melakukan pesta Halloween setelah pembatasan akibat COVID-19 pada 2020.
Semakin malam, daerah menjadi semakin padat karena banyak warga yang mendatangi daerah tersebut. Daerah yang padat pengunjung ini memiliki kondisi jalan yang menanjak. Saat itu, beberapa orang yang berada di jalan bagian atas terjatuh dan menimpa massa yang berada di jalan bagian bawah. Karena panik dan tidak bisa menyelamatkan diri karena penuhnya daerah sekitar, membuat para pengunjung yang berada di tempat tersebut saling injak.
Puluhan orang sudah terkapar di tengah jalanan dan mengalami henti jantung. Beberapa pengunjung dan petugas langsung memberikan pertolongan pertama dan melakukan teknik CPR di tengah-tengah keramaian.
Setelah kejadian ini, sebanyak 140 ambulans dikerahkan untuk membawa para korban ke rumah sakit. Para polisi juga menyuruh warga untuk segera meninggalkan daerah tersebut.
Baca Juga: Baby Ameena Rayakan Halloween Pakai Kostum Catwoman: Bikin Warganet Gemes, Pengen Nyubit
Hingga saat ini belum ada penjelasan resmi dari pemerintah Korea Selatan atas insiden ini. Selain itu penyebab pasti dari kejadian ini juga belum diketahui.