Selebtek.suara.com - Kedutaan Besar RI (KBRI) di Seoul, mengatakan dua warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam insiden pesta Halloween di Itaewon telah kembali ke kediaman mereka usai mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Kedua WNI tersebut mendapat luka ringan dan kini berada dalam kondisi baik. Satu orang WNI dirawat di Korea University Anam Hospital, sedangkan satu orang lagi mendapat perawatan di rumah sakit Seobuk.
“WNI berinisial AR telah dirawat di Korea University Anam Hospital akibat kejadian di Itaewon semalam (29/10). Minggu pagi yang bersangkutan sudah keluar dari RS dalam keadaan baik,” demikian KBRI Seoul dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (30/10/2022), sebagaimana dilansir Antara.
Satu orang WNI lainnya dengan inisial CA yang dirawat di rumah sakit Seobuk juga telah kembali ke kediamannya pada Sabtu malam.
Sebelumnya, pada Minggu pagi, KBRI Seoul mengatakan tak ada WNI yang menjadi korban dalam insiden perayaan Halloween di Itaewon, Korea Selatan.
Melansir Allkpop, korban tewas dalam tragedi Itaewon telah meningkat menjadi 154 orang dan 132 terluka. 103 dari 154 korban dilaporkan berusia dua puluhan.
26 warga negara asing diidentifikasi sebagai korban termasuk 5 dari Iran, 4 dari China, 4 dari Rusia, 2 dari Amerika Serikat, dan 2 dari Jepang. 36 orang dilaporkan luka berat dengan 96 orang luka ringan.
Pasca tragedi ini, Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol umumkan masa berkabung nasional selama 7 hari, dimulai pada 30 Oktober hingga 5 November.
Presiden Yoon Suk Yeol telah mengadakan rapat darurat dan memerintahkan aksi cepat tanggap kepada seluruh jajarannya untuk mengevakuasi para korban, mencegah terjadinya korban tambahan dan menjaga situasi di lokasi kejadian.
Baca Juga: Oppo A98 Diduga Punya Tampilan Tepi Melengkung, Kamera 108MP, Pengisian Daya 67W
Pesta Halloween Itaewon itu merupakan yang pertama kalinya digelar dalam tiga tahun, setelah Korea Selatan mencabut pembatasan Covid-19 dan larangan berkumpul.(*)