Pemain Iran Nyanyikan Lagu Kebangsaan Mereka

Surabaya

Jum'at, 25 November 2022 | 18:29 WIB
Pemain Iran Nyanyikan Lagu Kebangsaan Mereka
Para pemain Iran saat lagu kebangsaan dikumandangkan menjelang pertandingan sepak bola Grup B Piala Dunia Qatar 2022 antara Inggris dan Iran di Stadion Internasional Khalifa di Doha pada 21 November 2022. (FADEL SENNA / AFP)

Pemain tim nasional Iran akhirnya menyanyikan lagu kebangsaan mereka setelah sebelumnya memutuskan untuk tidak melakukannya pada pertandingan pertama melawan Inggris kemarin. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk protes mereka terharap pemerintahannya sendiri.

Mereka tetap diam di Stadion International Khalifa pada laga melawan Inggris kemain sebelum pertandingan dimulai.

Pada saat para pemain menyanyikan laku kebangsaan mereka melawan Wales Jumat hari ini (25/11/2022), para pendukung timnas Iran dari tribun stadion menyoraki mereka dengan teriakan keras. 

Sebelum pertandingan dimulai, striker Iran Mehdi Taremi mengatakan bahwa para pemain tidak sedang dalam rekanan apapun. "TIdak berada di bawah tekanan apapun," kata dia setelah tidak menyelesaikan lagu kebangsaan melawan Inggris.

"Faktanya adalah kami datang ke sini untuk bermain sepak bola - bukan hanya kami, tapi semua pemain yang hadir di Qatar datang ke sini untuk bermain sepak bola," tambahnya.

"Saya tidak dapat mengubah apa pun; ribuan orang lain seperti saya tidak dapat mengubah apa pun."

Sementara itu, pelatih timnas Iran Carlos Queiroz yang berasal dari Portugal yang duduk di sebelah Taremi pada saat konferensi pers mengatakan bahwa dia tidak berani menanyakan hal seperti kepada pemainnya karena itu merupakan hak mereka sebagai warga negara. 

"Adalah hak Anda untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, tetapi yang saya rasa aneh, sebagai warga dunia yang normal, adalah Anda tidak melakukannya." Saya tidak mengajukan pertanyaan yang sama kepada pelatih lain dan tim nasional lainnya, mengetahui bahwa mereka memiliki begitu banyak masalah di rumah, dan menyebabkan begitu banyak masalah di seluruh dunia."

Protes massal di Iran dalam beberapa bulan terakhir dipicu oleh kematian Mahsa Amini dalam tahanan pada bulan September lalu. Mahsa Amini adalah seorang wanita berusia 22 tahun yang ditahan oleh polisi moralitas karena diduga melanggar aturan ketat seputar penutup kepala.

baca juga

Aktivis hak asasi manusia mengatakan lebih dari 400 pengunjuk rasa telah tewas dan 16.800 lainnya ditangkap dalam tindakan keras oleh pasukan keamanan Iran.

Para pemimpin Iran mengatakan protes itu adalah "kerusuhan" yang didalangi oleh musuh asing negara itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Link Live Streaming Qatar vs Senegal, Piala Dunia 2022 Segera Berlangsung

Link Live Streaming Qatar vs Senegal, Piala Dunia 2022 Segera Berlangsung

Bola | Jum'at, 25 November 2022 | 18:07 WIB

5 Pemain Kelahiran Inggris tapi Bela Negara Lain di Piala Dunia 2022

5 Pemain Kelahiran Inggris tapi Bela Negara Lain di Piala Dunia 2022

Bola | Jum'at, 25 November 2022 | 18:00 WIB

Terkini

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan

Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN

Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat

Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:19 WIB

×