Persib Bandung terus melakukan pembinaan terhadap suporter mereka, salah satunya melalui program Persib Goes To School. Kali ini mereka mengunjungi SMKM 13 Kota Bandung.
Hadir dalam kegiatan tersebut Raja Viking Persib Club, Heru Joko, Psikolog Olahraga Rizka Safitri dan mantan pemain Persib Bandung Airlangga Sucipto serta banyak lagi lainnya yang mengikuti kegiatan ini.
Para siswa SMKM 13 Kota Bandung terlihat sangat antusias mengikuti rangkaian program acara yang diselenggarakan, mereka kemudian berbicara tentang rivalitas diri dalam suporter.
"Saya senang bisa ke sini, sekolah dengan bangunan bagus dan anak-anak yang interaktif. Banyak dari mereka yang menyimak obrolan kami. Mereka masih SMA, enerjik, tapi juga labil sehingga harus dibina agar menjadi suporter harapan banyak orang," kata Heru.
"Semoga kedatangan kami ke sini bisa mengedukasi mereka tentang apa yang harus dilakukan ketika mendukung tim kesayangan mereka. Semoga hari ini menjadi berkah untuk semua," tambah pria yang sepanjang hidupnya selalu memberikan dukungan kepada Persib itu.
Manfaat dari obrolan Persib Goes to School itu dirasakan langsung oleh Jibran Seno Adji, siswa kelas XII Analis Kimia 5. Tidak hanya kecintaan terhadap Persib yang bertambah, ia juga mendapat banyak ilmu tentang bagaimana menjadi seorang suporter sejati.
"Saya merasa beruntung Persib bisa datang ke sini. Karena itu, saya harus mengucapkan terima kasih. Dari kegiatan ini, saya bisa menambah kecintaan terhadap PERSIB dan tadi psikolog memaparkan bagaimana menjadi fans yang baik, tanpa arogansi, tetap fanatik tapi positif dan suporter yang dewasa. Itulah pelajaran yang saya dapat," katanya.
Tidak hanya dari kalangan pelajar, staf pengajar pun menyambut hangat kedatangan PERSIB. Wakil Keapala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK 13 Bandung, Taufik Hidayat, S.Pd., M.M.Pd, mengatakan , kehadiran PERSIB bisa menambah semangat para staf untuk terus membangun karakter siswa-siswi agar menjadi pribadi yang berbudi luhur.
"Alhamdulillah, terima kasih kepada Persib atas terselenggaranya acara Persib Goes to School ini. Soal rivalitas antar suporter, pihak sekolah selalu memberi anak-anak materi di masa PLS (pengenalan lingkungan sekolah) untuk menjadi siswa yang berakhlak mulia, termasuk untuk menjadi pendukung yang memotivasi pemain PERSIB untuk menjadi juara," ungkapnya.
Baca Juga: Jokowi Blusukan di Pasar Cigombong, Sembako Presiden jadi Rebutan Warga