Salah satu masalah krusial Persebaya di dua pekan BRI Liga 1 2023/24 ialah mandulnya barisan striker Bajul Ijo.
Meski Persebaya sudah mencetak empat gol dari dua laga, namun semua gol itu bukan dicetak oleh para striker.
Dari empat gol Persebaya di Liga 1, tiga di antaranya diciptakan oleh Bruno Moreira. Satu lagi gol bunuh diri bek Persis berawal dari tusukan Toni Firmansyah.
Striker Persebaya Paulo Victor, Wildan Ramadhani, maupun Ferdinand Sinaga masih jadi macan ompong.
Menghadapi PSIS di Stadion Jatidiri, Minggu (16/7) dalam lanjutan BRI Liga 1 2023/24 harusnya bisa jadi ajang pembuktiaan striker Persebaya.
Beban ada di pundak bomber asing Persebaya, Paulo Victor. Ia harus bisa membuktikan ketajamannya bersama Bajul Ijo saat melawan PSIS.
Musim lalu, bergabung di tengah musim, ia menciptakan tujuh gol. Musim ini, ia baru bermain 45 menit pada babak kedua game melawan Barito Putera. Ia absen di laga perdana karena cedera hamstring-nya belum pulih.
Pelatih Aji Santoso yakin bahwa Paulo Victor akan segera mendapatkan ketajaman dan jadi mesin gol Persebaya.
”Paulo Victor baru main sekali itu pun hanya 45 menit, normal-normal saja, pertandingan berikutnya harus secepatnya harus tune in karena tugas utama striker kan mencetak gol,” kata Aji, seperti dikutip, Jumat (14/7).
Baca Juga: Selain Mantan Taisei Marukawa, Sosok Ini Jadi Ancaman Nyata bagi Persebaya Jelang Lawan PSIS
Soal mandulnya striker Persebaya, Aji tegaskan bahwa tugas pemain lini depan tak semata hanya mencetak gol.
Aji meminta siapa pun bisa mencetak gol jika ada peluang. Dan itu juga terjadi pada musim-musim sebelumnya. Tahun lalu Sho Yamamoto jadi top scorer dengan sepuluh gold an ia bukan striker murni.
“Cetak gol itu tidak hanya tugas striker, semua pemain bisa apabila ada kesempatan yang terbuka lebar. Akan tetapi tugas utama penyerang memang mencetak gol,” tegasnya.