Kamis, 22 September 2022, Kepengurusan Yayasan Laskar Anggrek Indonesia (LAI) periode 2022-2025 resmi dilantik. Lokasi Pelantikan di Rumah Blandongan, Tandon Ciater, Serpong, Tangerang Selatan. Pelantikan tersebut dihadiri oleh Wali Kota Benyamin Davnie.
Yayasan Laskar Anggrek Indonesia dibentuk berbagai tokoh masyarakat Tangsel. Dewan Pembinanya di antaranya adalah Hj Airin Rachmi Diani, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel H Benyamin Davnie-H Pilar Saga Ichsan. LAI bergerak dalam bidang kemanusiaan, sosial, kesehatan hingga keagamaan.
Benyamin menyampaikan pentingnya kolaborasi dan sinergi dalam menyelesaikan ragam permasalahan masyarakat di Tangerang Selatan.
Menurut Benjamin, tujuan kehadiran organisasi yakni memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan untuk membangun kota Tangsel. Karena organisasi masyarakat dan pemerintah adalah suatu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. "Hal ini penting untuk membangun Kota Tangerang Selatan," ujarnya.
Benjamin juga mengatakan, tantangan saat ini begitu kompleks. Terlebih kesiapan bangkit pasca pandemi Covid-19.
"Ada dua perspektif kehidupan yang harus kita lakukan, yaitu protokol kesehatan tetap dijaga walaupun sudah melandai, yang kedua momentum untuk membangkitkan kembali kehidupan ekonomi, sosial, budaya, agama, hukum dan lain sebagainya," kata Benyamin.
Untuk membangkitkan hal itulah dibutuhkan sinergi dengan semua komponen masyarakat, menurutnya, termasuk bersama Yayasan Laskar Anggrek Indonesia.
"Bersama-sama sinergi, saling bahu membahu bersama komponen yang lain, untuk sama-sama membangun Tangsel," tambahnya.
Menanggapi perkataan Benjamin, Ketua Yayasan Laskar Anggrek Indonesia, drSuhara Manulang menyampaikan, Program Yayasan Laskar Anggrek Indonesia sangat siap berkolaborasi bersama pemerintah membantu menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat.
"Program kerja kami sedang susun, dan sangat menyesuaikan kebutuhan terkini di masyarakat. Mulai masalah KDRT, hingga kasus narkoba," kata dr.Suhara.
Ia pun menambahkan, "Pemerintah tidak akan bisa bergerak sendiri. Oleh karenanya, kita harus aktif dan bersinergi melalui disiplin ilmu yang dimiliki untuk membantu pemerintah,".