tangsel

Demi Cuan Berlipat, Penjual Gas di Pamulang Mengoplos Elpiji 3 kg Menjadi 12 kg

Suara Tangsel Suara.Com
Rabu, 28 September 2022 | 12:51 WIB
Demi Cuan Berlipat, Penjual Gas di Pamulang Mengoplos Elpiji 3 kg Menjadi 12 kg
Polres Tangsel memperlihatkan barang bukti pengoplosan elpiji yang ditemukan di Pamulang (Antara)

Ruko di Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa, 27 September 2022, digrebek polisi karena diduga melakukan pengoplosan gas elpiji bersubsidi.

Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel) AKBP Sarly Sollu mengatakan, dalam penggrebekan ditemukan puluhan tabungan yang berisikan gas oplosan.

"Barang bukti 34 tabung gas ukuran 12 Kg dan 36 tabung gas 3 Kg," kata Sarly kepada awak media di lokasi penggrebekan, Selasa, (27/9/2022).

Menurut keterangan polisi, pelaku mengoplos gas dari tabung gas elpiji ukuran 3 kg ke tabung gas elpiji ukuran 12 kg.

Selain mengamankan barang bukti, polisi juga menangkap dua orang pelaku berinsial MS (50) dan S (33) di pangkalan agen elpiji, Jalan Akasia, RT 001 RW 018, Kelurahan Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, pada hari penggrebekan. Keduanya diduga sebagai pelaku utama kasus pengoplosan tabung gas.

“Jadi dengan menggunakan pipa regulator yang telah dimodifikasi, dilakukan oleh tersangka S atas perintah tersangka MS," terang Sarly.

Atas perbuatannya kedua pelaku dijerat Pasal 55 UU Nomor 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas Bumi sebagaimana telah dirubah berdasarkan pasal 40 UU Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja dengan ancaman pidana 6 tahun.

MOTIF PENGOPLOSAN

Sarly menjelaskan, harga elpiji subsidi ukuran 3 kilogram saat ini di kisaran Rp20.000-Rp25.000. Untuk melakukan pengoplosan elpiji ke tabung gas nonsubsidi ukuran 12 kilogram, dibutuhkan sekitar empat tabung gas ukuran 3 kilogram.

Sehingga, modal yang dibutuhkan tersangka sekitar Rp80.000-Rp100.000 untuk mengoplos elpiji 3 kilogram ke tabung gas 12 kilogram.

Baca Juga: Tasyi Athasyia Dizolimi Ibu Sendiri, Niat Buat Kejutan Ultah ke Rumah, Ternyata Keluarga Pesta di Hotel

"Jadi keuntungan yang dia raup bisa lebih besar, kalau memang tabung 12 kilogram itu harganya Rp 210.000," terang Sarly.

Dihitung dari harga modal pengoplosan dan harga jual di pasaran, terlihat keuntungan yang sangat besar hingga lebih dari dua kali lipat, yakni sekitar Rp130.000 sampai Rp110.000.

Melihat hal ini, Sarly memastikan bahwa motif utama pengoplosan adalah karena keuntungan yang berlipat. “Bisa dikatakan motif keuntungan karena kan pasti dengan harga yang di pasaran, dia memperoleh keuntungan," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI