5. Rangkai Deskripsi Dan Foto Produk Yang Menarik
Setelah di laundry dan menentukan barang yang akan dijual , buatlah foto produk kamu. Dalam membuat foto produk, pastikan kamu memiliki cahaya yang cukup dan angle yang baik, umumnya pada background produk menggunakan warna putih, atau bisa juga kamu berperan sebagai model di produk tersebut agar lebih menarik .
6. Pasang Harga Jual Kompetitif.
Menentukan dan menghitung harga yang ideal dan disesuaikan dengan harga pasaran, kualitas barang, biaya operasional, modal, dan lainnya. Jangan sampai kamu memasang harga terlalu tinggi untuk kualitas produk yang kurang sesuai. Lakukan survey pasar pada barang sejenis yang akan dijual , dengan begitu kamu bisa menentukan berapa harga yang pantas untuk produk yang akan kamu jual.
7. Tentukan Tempat Berjualan Dan promosi.
Di sini kamu harus jeli memilih tempat yang strategis agar masyarakat dapat dengan mengetahui keberadaan thrift shop. Atau jika tidak memiliki modal untuk menyewa ruko, Kamu bisa melakukan promosi di media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter, dan TikTok. Lalu, buat juga berbagai promo menarik seperti diskon dan flash sale untuk pakaian tertentu di e-commerce yang sudah terpercaya. Selain itu, kamu juga bisa mengadakan giveaway setiap satu kali dalam sebulan untuk menarik konsumen.
Mengenai bisnis thrifting yang bisa mendatangkan cuan , penting untuk kamu menemukan supplier terbaik yang menyediakan barang bekas berkualitas. Lakukan promosi yang tepat supaya bisnis kamu ini dikenal dan menjadi incaran calon pembeli.