Kisah Tragedi Kanjuruhan : Nur Saguwanto Dengan Kondisi Luka Melepuh Di Wajah Dan Patah Tulang Kaki

Suara Tangsel

Kamis, 06 Oktober 2022 | 20:16 WIB
Kisah Tragedi Kanjuruhan : Nur Saguwanto Dengan Kondisi Luka Melepuh Di Wajah Dan Patah Tulang Kaki
Kisah Tragedi Kanjuruhan Nur Saguwanto dengan kondisi luka melepuh di wajah dan patah tulang kaki

Hingga lima hari setelah Tragedi Kanjuruhan, nafas Nur Saguwanto masih sesak. Tak hanya karena sakit akibat menghirup gas air mata, rasa duka membekas dalam di benak pemuda 19 tahun itu.

Nur Saguwanto merupakan satu dari sekian ribu korban yang selamat dalam Tragedi Kanjuruhan.

Ditemui di rumahnya Jalan Karsidi, RT02 RW03, Desa Tegalsari, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis (6/10/2022) siang, Nur Saguwanto duduk di atas tempat tidur.

Ia masih belum bisa beraktivitas lebih. Kondisi tubuhnya masih terlihat lemas.

Kedua matanya bengkak. Bagian wajahnya melepuh. Pergelangan kaki kirinya patah.

Untuk bernafas, saat ini masih kesulitan. Terasa berat dan sesak. Mungkin masih ada bekas sisa gas air mata yang ada dalam tubuhnya.

Dengan nada lirih, ia menceritakan kejadian mencekam yang terjadi Sabtu (1/10/2022) malam. Usai pertandingan Arema FC vs Persebaya berakhir.

"Saat kejadian saya ada di tribun 11. Ketika itu sudah ada yang turun ke lapangan usai pertandingan bubar. Tiba-tiba ada tembakan gas air mata di tempat saya duduk. Setelah itu saya sudah nggak ingat lagi," ucap Nur Saguwanto.

Remaja yang baru lulus sekolah di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi ini, mengaku datang melihat pertandingan Arema melawan Persebaya dengan temannya yang selamat.

baca juga

"Saya baru sadar Minggu (2/10/2022) pagi. Ketika sadar tahu-tahu sudah di RSUD Kanjuruhan Kepanjen. Sempat mau telepon keluarga tapi nggak bisa, karena melihat HP pandangan mata kabur. Pusing," ujarnya.

Dalam kondisi sendirian tergeletak di rumah sakit, ia hanya bisa menangis.

Apalagi juga banyak korban bergelimpangan penuh dengan luka. Ia hanya menangis saja, baru berhenti ketika bertemu keluarganya.

"Kami semua panik, karena anak saya dicari ke semua rumah sakit tidak ada. Baru Minggu pagi anak saya ketemu," kata Dewi Fitri (38), ibu kandungnya.

Meski kondisinya cukup parah, setelah mendapatkan perawatan, Nur Saguwanto akhirnya dipulangkan oleh pihak rumah sakit karena ruangan tempat perawatan penuh sesak.

"Akhirnya anak saya dipulangkan. Saya bawa ke rumah, memanggil bidan desa untuk membantu memasangkan infus dan merawat langsung," beber Dewi.

Dewi mengaku harus mencari utang untuk menutup biaya merawat anaknya sendiri di rumah.

"Kalau biaya waktu perawatan di rumah sakit gratis. Karena dipulangkan, ya mau nggak mau saya cari utang. Sudah habis Rp 750 ribu hari ini. Ayahnya juga masih mencari utang lagi," paparnya.

Keluarga Nur Saguwanto adalah keluarga pra sejahtera, punya kartu berobat KIS.

Sebagai buruh tani kecil, ayah Nur Saguwanto, Mahfud berharap anaknya bisa kembali sembuh pasca menjadi korban Tragedi Kanjuruhan.

"Kalau bantuan sampai hari ini belum dapat. Kita rawat anak kami semampunya di rumah. Waktu pertama kejadian kondisinya mengenaskan, matanya bengkak merah dan melepuh," ucap Mahfud.

Kini, Nur Saguwanto berharap bisa kembali sehat. Ia mengaku trauma atas kejadian yang menimpanya. Ia tak menyangka di malam pertandingan itu, dirinya turut menjadi korban.

"Suasana malam itu mencekam. Gas air mata membuat saya sulit bernafas dan pingsan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jendral TNI Dudung Abdurahman Menjenguk Korban Tragedi Kanjuruhan di Rumah Sakit Dr Syaiful Anwar Kota Malang.

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jendral TNI Dudung Abdurahman Menjenguk Korban Tragedi Kanjuruhan di Rumah Sakit Dr Syaiful Anwar Kota Malang.

Tangsel | Kamis, 06 Oktober 2022 | 20:05 WIB

Kemenpora, PSSI, Klub, Polri dan Suporter Sepakat Evaluasi Benahi Sepak Bola Indonesia

Kemenpora, PSSI, Klub, Polri dan Suporter Sepakat Evaluasi Benahi Sepak Bola Indonesia

Bola | Kamis, 06 Oktober 2022 | 20:01 WIB

Umuh Muchtar Tak Setuju Sepak Bola di Indonesia Dibubarkan

Umuh Muchtar Tak Setuju Sepak Bola di Indonesia Dibubarkan

Purwasuka | Kamis, 06 Oktober 2022 | 19:57 WIB

Terkini

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:59 WIB

Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah

Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:55 WIB

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:30 WIB

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:29 WIB

Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah

Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:26 WIB

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!

Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB

×