Makin Pede, Pakaian Renang Sudah Tersedia Bagi Semua Tipe Tubuh Perempuan

Tantrum

Senin, 01 Agustus 2022 | 18:09 WIB
Makin Pede, Pakaian Renang Sudah Tersedia Bagi Semua Tipe Tubuh Perempuan
lustrasi Pakaian Renang yang Baik. (freepik)

TANTRUM - Trand pakaian renang telah memasuki era baru, hampir semua gaya sudah disesuikan dengan kebutuhan tubuh, terutama bagi perempuan, yang ingin berenang di alam terbuka, seperti pantau atau kolam renang privat. 

Ada sejumlah opsi baju renang masih mampu membangkitkan daya tarik untuk bergaya. Misalnya dari Skims milik Kim Kardashian, lini pakaian renang dalam berbagai ukuran dengan kampanye yang mengingatkan pada gaya 1980-an yang menampilkan cycle suit, mid-waist bike shorts dan one piece lengan panjang, selain potongan monokini, triangle bikini top, dan bandeau.

Bahkan, perempuan yang mencari baju renang ukuran plus juga memiliki pilihan. Pada Miami Swim Week bulan Juli, desainer Cupshe dan Bfyne meluncurkan koleksi dengan ukuran yang inklusif mulai dari yang lucu dan tropis hingga gaya glamor.

"Budaya telah berubah, dan pakaian renang berubah untuk memenuhi momen budaya ini. Saya pikir itu menarik," kata Pendiri jenama Chromat Becca McCharen-Tran dilansir CNN. 

Saat ini, Chromat memimpin dalam lini busana renang selama dekade terakhir dengan desain eksperimental dan kampanye yang memusatkan keragaman model dari berbagai etnis, tipe tubuh, kebutuhan khusus, jenis kelamin, dan seksualitas.

Kampanye "Pool Rules" yang inovatif dari label tersebut menarik perhatian pada 2018 dengan Babe Guard yang menampilkan model penyintas kanker payudara Ericka Hart, mendiang aktivis hak-hak disable Mama Cax, dan advokat body-positivity Denise Bidot.

"Pakaian renang adalah produk yang menggabungkan etos kami untuk merayakan semua tipe tubuh, Kampanye kami berbeda dari pilihan model arus utama. Saya pikir orang-orang benar-benar merasa terhubung secara pribadi dengan pesan yang kami kirimkan," katanya.

Koleksi terbaru Chromat, sebuah kolaborasi dengan artis Tourmaline, mencakup desain yang menawarkan pakaian renang dengan kantong yang dibuat dengan mempertimbangkan perempuan trans dan orang non-biner. Koleksi yang semarak ini menampilkan tali strappy dan gesper terpisah, one-piece cut-out, rok dan celana pendek renang, atasan bustier, dan setelan zip-up sporty.

Konsultan mode dan asisten profesor di Fashion Institute of Technology dan Parsons School of Design di New York Jacqueline Quinn sangat senang dengan inovasi yang dia lihat muncul di industri baju renang. 

baca juga

"Ada pendekatan berbasis data dilakukan oleh Summersalt untuk mengukur 10.000 perempuan untuk mencapai pakaian renang yang lebih pas," katanya.

Selain itu, Victory Adaptive juga menampilkan gaya dengan penutup samping velcro dan bukaan untuk selang makanan spesial bagi anak-anak disabilitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Atlet Perempuan dari Bandung, Desy Amelia: Memilih Sepakbola karena Panggilan Hati

Atlet Perempuan dari Bandung, Desy Amelia: Memilih Sepakbola karena Panggilan Hati

Tantrum | Minggu, 31 Juli 2022 | 11:59 WIB

Nonton Para Perempuan Bandung Jago Main Bola

Nonton Para Perempuan Bandung Jago Main Bola

Tantrum | Sabtu, 30 Juli 2022 | 23:58 WIB

Jumlah Perempuan di Kursi Anggota Dewan Belum Mencapai 30%

Jumlah Perempuan di Kursi Anggota Dewan Belum Mencapai 30%

Tantrum | Rabu, 27 Juli 2022 | 13:01 WIB

Terkini

Gara-gara Beda Baju, 2 Pemuda di Surabaya Dikeroyok Kelompok Perguruan Silat

Gara-gara Beda Baju, 2 Pemuda di Surabaya Dikeroyok Kelompok Perguruan Silat

Jatim | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:14 WIB

Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik

Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:11 WIB

Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat

Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:04 WIB

Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI

Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:00 WIB

Adam Ma'rifat: Mabuk Ketuhanan dalam Labirin Imajinasi Danarto

Adam Ma'rifat: Mabuk Ketuhanan dalam Labirin Imajinasi Danarto

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:00 WIB

MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG

MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:57 WIB

Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia

Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:48 WIB

AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation

AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:48 WIB

WSKT Siap Garap Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp2,1 T, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 1 Jam

WSKT Siap Garap Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp2,1 T, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 1 Jam

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:38 WIB

Pelaku Logistik Kompak Dukung Konsolidasi, Targetkan Ongkos Distribusi Lebih Murah

Pelaku Logistik Kompak Dukung Konsolidasi, Targetkan Ongkos Distribusi Lebih Murah

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:34 WIB