Kisah Perempuan di antara Dunia Modern dan Tradisional dalam Novel Pengakuan Pariyem

Tantrum | Suara.com

Minggu, 21 Agustus 2022 | 22:01 WIB
Kisah Perempuan di antara Dunia Modern dan Tradisional dalam Novel Pengakuan Pariyem
Novel Pengakuan Pariyem yang ditulis Linus Suryadi Agustinus (Kemendikbud)

TANTRUM - Banyak yang menilai novel Pengakuan Pariyem (1981) yang ditulis Linus Suryadi Agustinus sebagai karya sastra yang berbeda pada zamannya. Buku ini juga istimewa karena lahir tahun 70-an, yaitu tahun kebangkitan kebudayaan daerah.

Linus disebut-sebut sebagai penyair Indonesia pertama yang menulis sebuah sajak panjang setebal 180 halaman. Novel Pengakuan Pariyem muncul sebagai deskripsi budaya tradisi.

Menurut Faruk H.T. (2000), Pengakuan Pariyem yang mendapat penghargaan istimewa dari Dewan Kesenian Yogyakarta strukturnya menggambarkan kebudayaan khas Jawa karena karena di dalamnya secara berlapis-lapis terdapat penyatuan dua unsur yang bertentangan.

“Misalnya, Pariyem adalah pencerita dan sekaligus yang diceritakan, babu dan menantu, diakui sebagai bagian keluarga priyayi dan tidak dinikah secara resmi,” katanya, dikutip dari laman Kemendikbud, Minggu (21/8/2022).

Dikisahkan pula tentang adanya hubungan seks bebas dan kesetiaan, sebagai simbol dari kehidupan zaman modern dan pandangan hidup tradisional

Pengakuan Pariyem diterbitkan Sinar Harapan, Jakarta, dan dicetak oleh PT Harapan Jakarta tahun 1981 dan tebal 244 halaman. Setelah halaman judul, terdapat halaman yang menyatakan prosa lirik untuk Umar Kayam.

Buku ini pernah diterbitkan Pustaka Pelajar (1980—1999), Yogyakarta, dan Kepustakaan Populer Gramedia (KPG), Jakarta (cetakan I, Juni 2009). Riwayat penerbitan buku ini tidak ditemukan sehingga jumlah oplah/tirasnya pun tidak diketahui. Namun, sebelum diterbitkan, naskah Pengakuan Pariyem ini telah diperbanyak sejumlah 200 eksemplar.

Di halaman judul naskah itu tertulis Pengakuan Pariyem, Prosa Lirik 78 79 80. Pada sampul terdapat gambar seorang perempuan cantik memakai kemben dengan latar wayang Dewi Shinta yang dibuat oleh Sukasman.

Menurut Darmanto Yt., mencari hal-hal fakta untuk digunakan sebagai patokan nilai karya sastra ini adalah sama halnya dengan kesukaan kaum Marxis.

Sementara Virga Belan menyatakan Pengakuan Pariyem filosofi tradisonal Jawa dihijaukan kembali oleh Linus Suryadi lewat naluri modern orang Yogyakarta yang disanggah oleh persepsi anak muda dari angkatan sosial yang merasa aneh, was was, tetapi pandai bergurau secara kenes dan mampu mengungkapkan rasa humor sebagai manusia yang berpribadi, sadar, dan tidak mengenal putus asa.

K. Kasdi W.A. mengatakan bahwa pengarang Pengakuan Pariyem ini memberikan isyarat kepada pembacanya melalui Pariyem, tentang kehidupan, hidup, dan penghidupan seorang wanita. Tampaknya kekuatan prosa lirik itu seolah-olah sebagai kisah nyata dari seorang yang bernama Pariyem.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Alasan Perempuan Menolak Cintamu, Nomor 3 Sering Terjadi

5 Alasan Perempuan Menolak Cintamu, Nomor 3 Sering Terjadi

Your Say | Minggu, 21 Agustus 2022 | 13:38 WIB

Tolak Pemberian Bunga dari Teman Perempuan, Siswa Laki-Laki Ini Bikin Geger Publik: Mungkin Ada Hati yang Harus Dijaga

Tolak Pemberian Bunga dari Teman Perempuan, Siswa Laki-Laki Ini Bikin Geger Publik: Mungkin Ada Hati yang Harus Dijaga

News | Minggu, 21 Agustus 2022 | 13:41 WIB

Sinopsis Novel Berlatar Penembakan Misterius di Bandung: Melukis Jalan Astana

Sinopsis Novel Berlatar Penembakan Misterius di Bandung: Melukis Jalan Astana

| Selasa, 02 Agustus 2022 | 09:03 WIB

Terkini

Pesantren Dikepung Kekerasan Seksual, KUPI: SOP dan Bu Nyai Jadi Solusi Utama

Pesantren Dikepung Kekerasan Seksual, KUPI: SOP dan Bu Nyai Jadi Solusi Utama

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:09 WIB

BGN Segera Susun Bank Menu, Pengawas Gizi Kini Tak Pusing Lagi

BGN Segera Susun Bank Menu, Pengawas Gizi Kini Tak Pusing Lagi

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:07 WIB

Harta Mewah Koruptor Bandara Lombok di Bali Bakal Dilelang

Harta Mewah Koruptor Bandara Lombok di Bali Bakal Dilelang

Bali | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:05 WIB

HS Rokoknya Wong Sumatera, Haji Suryo Punya Ikatan Emosional dengan Palembang

HS Rokoknya Wong Sumatera, Haji Suryo Punya Ikatan Emosional dengan Palembang

Sumsel | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:01 WIB

Panen Kritikan, Reizuka Ari Disebut Beri Contoh Buruk Usai Viral Minum Banyak Suplemen Sekaligus

Panen Kritikan, Reizuka Ari Disebut Beri Contoh Buruk Usai Viral Minum Banyak Suplemen Sekaligus

Entertainment | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:00 WIB

NCKL Siapkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham, Cek Jadwalnya

NCKL Siapkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham, Cek Jadwalnya

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:55 WIB

Salad Jadi Pilihan Camilan Sehat saat Cuaca Panas, Ini Manfaat dan Resep Segarnya

Salad Jadi Pilihan Camilan Sehat saat Cuaca Panas, Ini Manfaat dan Resep Segarnya

Sumbar | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:54 WIB

Media Vietnam Soroti John Herdman, Sebut Ragu dengan Kekuatan Timnas Indonesia di Piala AFF

Media Vietnam Soroti John Herdman, Sebut Ragu dengan Kekuatan Timnas Indonesia di Piala AFF

Bola | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:51 WIB

Sopir Truk MinyaKita Tewas Diikat, Kepala Dilakban Ternyata Dihabisi Rekan

Sopir Truk MinyaKita Tewas Diikat, Kepala Dilakban Ternyata Dihabisi Rekan

Riau | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:46 WIB

Kisah Tragedi Berdarah di Apartemen Virgil dalam film, They Will Kill You

Kisah Tragedi Berdarah di Apartemen Virgil dalam film, They Will Kill You

Your Say | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:45 WIB