tantrum

Ada Riwayat Penyakit Diabetes Mellitus, Tepis Rumor Wafatnya Kolonel AL Berkaitan dengan Penemuan Kokain

Tantrum Suara.Com
Jum'at, 26 Agustus 2022 | 08:11 WIB
Ada Riwayat Penyakit Diabetes Mellitus, Tepis Rumor Wafatnya Kolonel AL Berkaitan dengan Penemuan Kokain
Komandan Lantamal III Jakarta, Brigjen TNI Marsekal Hermanto saat Sertijab Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Banten Kolonel Laut Golkariansyah kepada Letkol Laut Budi Iryanto, Jumat 9 Oktober 2020. (Dokumen Lantamal III Jakarta)

TANTRUM - Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) menyatakan wafatnya Danlanal Banten Kolonel Budi Iryanto penemu kokain seberat 179 kg di Selat Sunda, 8 Mei lalu, disebabkan penyakit yang diderita almarhum.

Menurut Kepala Dispenal Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono, Budi Iryanto kabarnya sudah mulai keluar masuk rumah sakit sejak 4 Agustus 2022, dia datang ke RSPAL dr. Ramelan dengan keluhan utama lemas.

Setelah diadakan pemerikasaan medis yang bersangkutan didiagnosa menderita penyakit diabetes mellitus dan selanjutnya dilakukan terapi, Transfusi PRC, Infus Albumin, Antibiotik, Diet TKRP, dan Hemodialisa.

Sempat mendapat perawatan medis, namun pada 18 Agustus 2022 pukul 20.20 WIB, Budi Iryanto mengalami penurunan kesadaran, kemudian pindah ke ICU.

Sayang 20 Agustus pukul 06.53 WIB, kondisi Budi Iryanto semakin kritis dan dinyatakan meninggal pukul 08.00 WIB.

Dengan dibongkarnya kronologi kematian Kolonel Budi Iryanto, Julius berharap tidak ada lagi kesimpang siuran yang beredar di tengah masyarakat.

"Saya berharap rumor yang beredar dapat diluruskan, dan menghormati keluarga almarhum," kata Julius dalam keterangan resminya, ditulis Jumat, 26 Agustus 2022.

Sebelumnya, beredar rumor yang menyebut kematian salah satu anggota TNI Angkatan Laut, Kolonel Budi Iryanto ada sangkut pautnya dengan penemuan kokain senilai Rp1,2 miliar.

Diketahui, Kolonel Budi Iryanto sempat mencetak sejarah sebagai penemu kokain seberat 179 kg di Selat Sunda, 8 Mei lalu.

Baca Juga: Gowes Virtual Muktamaride Ramaikan Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah

Tujuh belas hari setelah keberhasilannya menemukan kokain, Kolonel Budi Iryanto justru menyerahkan jabatan sebagai Danlanal Banten kepada Komandan Lantamal III, Brigadir Jenderal TNI (Mar) Umar Farouq.

Kemudian, tiga bulan usai digagalkannya penyelundupan kokain bernilai triliunan rupiah itu, Kolonel Budi Iryanto dikabarkan meninggal dunia.

Hal ini yang memicu munculnya kabar burung soal adanya kejanggalan di balik kematian sang kolonel.

Menanggapi rumor yang beredar, Julius Widjojono memberikan klarifikasi. Gosip yang meliputi instansinya, Julius merasa perlu membeberkan kronologi wafatnya sang rekan.

"Hal tersebut perlu dijelaskan kepada masyarakat disebabkan beredar rumor bahwa Kolonel Budi Iryanto meninggal dunia karena terkait penemuan dan penggagalan penyelundupan kokain seberat 179 kg senilai Rp1,2 triliun, saat dirinya menjabat sebagai Danlanal Banten,” kata Julius.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI