Waspadalah, Jejak Digitalmu di Media Sosial Jadi Pertimbangan Diterima Tidaknya Melamar Kerja

Tantrum

Rabu, 07 September 2022 | 08:03 WIB
Waspadalah, Jejak Digitalmu di Media Sosial Jadi Pertimbangan Diterima Tidaknya Melamar Kerja
Ilustrasi jejak digital di media sosial. ((unsplash.com))

TANTRUM - Di zaman digital ini, ada pertimbangan baru bagi perusahaan untuk menerima pelamar kerja, yaitu jejak digital. Ya, jejak digital ini dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi perekrutan calon pegawai atau karyawan oleh perusahaan.

Tak hanya perusahaan swasta, lembaga pemerintahan, lembaga pemberi beasiswa, promosi jabatan, dan sebagainya, akan mempertimbangkan jejak digital ini.

Hal itu dilakukan karena jejak digital akan menciptakan dan menggambarkan kepribadian seseorang dimata orang lain, melalui apa yang diposting dan komentari pada media sosial.

Koordinator Advokasi dan Layanan Hukum ECPAT Indonesia, Rio Hendra mengatakan bahwa banyak masyarakat yang belum sadar jika jejak digital yang negatif akan menimbulkan masalah di kemudian hari.

"Jejak digital saat ini banyak juga digunakan oleh perusahaan-perusahaan dalam menilai calon karyawan yang akan diterima. Bahkan untuk penerimaan beasiswa pun tak luput dari pemeriksaan jejak digital bagi para pemohonnya,” kata Rio Hendra dalam diskusi virtual, dikutip dari Suara.com, Selasa (6/9/2022).

Andi Widya Syadzwina, praktisi Public Relations, mengatakan para pengguna media sosial perlu mewaspadai ketika mendapat sebuah informasi dari pesan berantai, salah satunya dengan tidak mudah terprovokasi dengan info-info yang tidak jelas asal usulnya yang disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Yang penting mengetahui sumber-sumber informasi resmi, tidak mudah percaya dengan informasi khususnya yang provokatif, membandingkan dengan sumber berita lain, mengetahui fitur-fitur keamanan maupun pelaporan di ruang digital, dan mengasah kemampuan berpikir kritis dalam menerima informasi," kata Andi.

Dalam artikel We Are Social pada Februari 2021 mencatat pengguna internet di Indonesia setiap tahunnya pasti meningkat, kini pengguna internet mencapai 204,7 juta dengan 170 juta telah aktif di mesia sosial.

Internet digunakan oleh orang Indonesia terbilang tinggi yakni 8 jam per hari, atau hampir sepertiga waktu digunakan untuk berinternet setiap harinya.

baca juga

Di dunia kerja, ada parameter untuk bisa menilai calon karyawan yang melamar kerja, termasuk jejak digital media sosial. Misalnya, penggunaan kalimat, foto-foto, interaksi yang dilakukan dan lingkungan calon karyawan saat bermedia sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebelum Lengser, Jokowi Perintahkan Seluruh Proyek Strategis Nasional Rampung

Sebelum Lengser, Jokowi Perintahkan Seluruh Proyek Strategis Nasional Rampung

Tantrum | Selasa, 06 September 2022 | 18:14 WIB

Pola Kerja Fleksibel Bikin Kemenkeu Hemat Triliunan Rupiah

Pola Kerja Fleksibel Bikin Kemenkeu Hemat Triliunan Rupiah

Tantrum | Senin, 05 September 2022 | 15:50 WIB

Jokowi Kembali Kunjungi Papua

Jokowi Kembali Kunjungi Papua

Tantrum | Selasa, 30 Agustus 2022 | 13:04 WIB

Terkini

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:07 WIB

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:06 WIB

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

Jogja | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:51 WIB

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram

Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026

Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:35 WIB

UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS

UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Saksi Kunci di Kasus Febrie Belum Dilindungi LPSK, Kejagung Pantau Terus Keamanan Ferry Boboho

Saksi Kunci di Kasus Febrie Belum Dilindungi LPSK, Kejagung Pantau Terus Keamanan Ferry Boboho

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:25 WIB

×