tantrum

Pola Kerja Fleksibel Bikin Kemenkeu Hemat Triliunan Rupiah

Tantrum Suara.Com
Senin, 05 September 2022 | 15:50 WIB
Pola Kerja Fleksibel Bikin Kemenkeu Hemat Triliunan Rupiah
Menteri Keuangan Sri Mulyani (suara.com)

TANTRUM - Implementasi pola kerja baru selama pandemi COVID-19 telah mendorong efisiensi dalam anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) termasuk pada 2022. Kemenkeu menerapkan New Ways of Working (NWOW).

NWOW  merupakan salah satu adaptasi pola kerja baru di Kemenkeu yaitu pegawai dapat bekerja lebih fleksibel dengan tetap menjaga kinerja dan pelaksanaan tugas melalui beberapa penerapan kebijakan. Kebijakan itu meliputi hybrid working, activity-based workplace, co-working space dan satelite office.

"Pandemi membuat kita makin cepat bertransformasi. Jadi new ways of working ini sekarang sudah menjadi pakem yang kami kerjakan,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani di Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin, 5 September 2022.

Sri Mulyani menyebutkan beragam pola kerja baru ini telah mendorong spending better di Kemenkeu seperti efisiensi Rp618,81 miliar, karena penurunan belanja birokrasi di Tahun Anggaran 2022 dibandingkan sebelum pandemi COVID-19 pada 2019.

Kemudian efisiensi Rp161,7 miliar karena implementasi kebijakan meeting atau rapat secara daring dan hybrid yang tidak perlu menyediakan konsumsi.

Selanjutnya, implementasi aplikasi naskah dinas secara elektronik juga menciptakan efisiensi anggaran hingga Rp132,72 miliar karena belanja alat tulis kantor hingga supplies.

Selain itu, kebijakan konsolidasi pengadaan laptop di Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah telah menghasilkan efisiensi anggaran mencapai Rp140,83 miliar.

“Dulu setiap unit, direktur atau bagian beli laptop sendiri-sendiri sehingga laptop-nya bisa nano-nano, berbagai macam warna dan merek dan software. Sekarang lebih tersentralisasi,” ujarnya.

Selain itu, penerapan ruang kerja masa depan (RKMD) yang berupa activity based workplace, satelite office, flexible working space dan flexible working arangement berdampak kepada turunnya alokasi sewa kantor sehingga terjadi efisiensi sebesar Rp14,35 miliar.

Baca Juga: Beneran Brigadir J Lakukan Pelecehan Seksual? LPSK Ungkap Kejanggalan

Ia mengatakan, implementasi shared service sentralisasi gaji yaitu pembayaran belanja pegawai terpusat turut memberi efisiensi terhadap pengeluaran Kemenkeu sebesar Rp9,46 miliar.

“Dulu masing-masing unit Eselon I membayar gaji dan menimbulkan belanja pegawai ada lebih dari 500 pegawai hanya mengurus gaji. Ini sekarang turun hanya 25 pegawai,” jelasnya.

Terakhir, kata ia, yakni penggunaan collaborative tools atau aplikasi pendukung pekerjaan secara kolaboratif terpusat menghasilkan efisiensi dari selisih harga kontrak dengan harga yang terpublikasi pada e-catalog LKPP mencapai Rp290 miliar.

“Dulu naskah dinas harus jalan-jalan ke berbagai pihak stakeholder karena harus dikonsultasikan. Sekarang mereka bisa dengan tools. Kita bekerja sama dengan satu naskah dinas secara sangat efisien," tegas Sri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI