Apa Itu Gas Air Mata? Efek Jika Terpapar dan Cara Mengatasinya

Tantrum

Kamis, 08 September 2022 | 14:03 WIB
Apa Itu Gas Air Mata? Efek Jika Terpapar dan Cara Mengatasinya
Dua polisi memegang senjata gas air mata. (Fajrul Falah from Pixabay)

Orang dengan penyakit pernapasan berisiko mengalami gejala lebih serius setelah terpapar gas air mata

Terutama mereka yang memiliki asma dan penyakit paru obstruktif kronik. Bahkan ada risiko pernapasannya berhenti.

Di samping itu, risiko luka bakar dan cedera juga bisa terjadi akibat benturan tabung yang digunakan untuk menembakkan zat tersebut. Benturan tabung juga dapat menyebabkan kerusakan pada wajah, mata, atau kepala.

Untuk jangka panjang, efek samping paparan gas air mata dapat menyebabkan luka parah, cacat permanen, hingga kematian. 

Sebuah riset melihat efek gas air mata pada tubuh selama 25 tahun. Dalam data yang dilaporkan ada dua kasus kematian akibat akibat gagal napas serta benturan tabung gas air mata yang menyebabkan cedera kepala yang fatal.

Di samping itu, sebagian orang dilaporkan mengalami cacat permanen setelah terpapar gas air mata, seperti: 

- Masalah pernapasan
- Efek kesehatan mental
- Kebutaan
- Kerusakan otak
- Hilangnya fungsi anggota tubuh
- Amputasi
- Kondisi kulit tertentu

Paparan gas air mata di dalam ruangan atau dalam jumlah besar juga dapat menimbulkan efek kesehatan yang serius seperti:

- Glaukoma
- Kebutaan
- Luka bakar kimiawi
- Kegagalan pernapasan

baca juga

Ketika seseorang meninggalkan area paparan gas air mata  dan gejalanya segera hilang risiko cedera jangka panjangnya pun rendah. Namun, hingga saat ini belum diketahui apa efek gas air mata yang menetap dalam tubuh.

Cara mengatasi paparan gas air mata

Ketika terpapar gas air mata, satu-satunya cara untuk mengatasinya adalah dengan menjauh dan cari daerah dengan udara segar. 

Uap dari gas air mata mengendap di tanah, jadi sebaiknya cari tempat yang tinggi jika memungkinkan. Bila berada dalam gedung, cari lah jalan keluar.

Setelah berada dalam jarak aman, lakukan langkah berikut:

- Lepaskan pakaian yang terpapar. Bila kamu menggunakan kaos atau pakaian tanpa kancing maupun resleting,  bukalah pakaian dengan cara mengguntingnya. Hindari melepaskan pakaian dengan cara menariknya ke arah kepala. 

- Mandi. Bilas tubuh dengan sabun dan air untuk menghilangkan sisa gas air mata dari kulit. Jika penglihatan kabur, bilas mata dengan air.

- Buang pakaian. Hindari menggunakan pakaian yang telah terpapar gas air mata. Buang pakaian dengan membungkusnya ke dalam kantong plastik. 

Dampak dari paparan gas air mata memang tidak bisa diremehkan. Untuk itu, selalu waspada dan segera minta pertolongan medis bila nyeri berlangsung parah setelah terpapar gas air mata. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mungkin Relate dengan Kondisi Saat Ini, 7 Film dengan Tema Stockholm Syndrome

Mungkin Relate dengan Kondisi Saat Ini, 7 Film dengan Tema Stockholm Syndrome

Tantrum | Jum'at, 02 September 2022 | 16:41 WIB

5 Sisi Gelap Seleb Korea Selatan yang Bikin Hidup Mereka Tragis

5 Sisi Gelap Seleb Korea Selatan yang Bikin Hidup Mereka Tragis

Tantrum | Kamis, 01 September 2022 | 14:06 WIB

Gangguan Kesehatan Mental Mengincar Anak-anak

Gangguan Kesehatan Mental Mengincar Anak-anak

Tantrum | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 20:01 WIB

Cintai Diri dengan Merawat Tubuh

Cintai Diri dengan Merawat Tubuh

Tantrum | Jum'at, 27 Mei 2022 | 13:55 WIB

Terkini

3 Orang Jadi Tersangka Kasus Kematian Pria di Area PT APN Labura

3 Orang Jadi Tersangka Kasus Kematian Pria di Area PT APN Labura

Sumut | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:54 WIB

American Manga Awards 2026 Umumkan 35 Nominasi, Ini Daftar Lengkapnya

American Manga Awards 2026 Umumkan 35 Nominasi, Ini Daftar Lengkapnya

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:54 WIB

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:53 WIB

Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia

Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:50 WIB

Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman

Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:50 WIB

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:48 WIB

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:45 WIB

Stop Dirikan Pondok Pesantren! Ini Alasan Kemenag NTB

Stop Dirikan Pondok Pesantren! Ini Alasan Kemenag NTB

Bali | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:42 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Susunan Pemain Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026, Panggung Pembuktian Ao Tanaka

Susunan Pemain Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026, Panggung Pembuktian Ao Tanaka

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:38 WIB