TANTRUM - Lewat Instagram Live, Dana White mengumumkan perubahan susunan pertarungan UFC 279 di mana pangkat Khamzat Chimaev diturunkan sementara penghormatan tinggi tetap diberikan kepada Nate Diaz.
Jadwal UFC 279 pada waktu setempat benar-benar dibuat kalang kabut. Kericuhan di belakang panggung menyebabkan sesi jumpa pers pada hari Kamis dibatalkan.
Dicuplik dari juara.net, Sabtu, 10 September 2022, sesi timbang badan pada Jumat semakin membuat UFC 279 kacau balau.
Sejumlah jagoan gagal memenuhi batas berat badan, termasuk Khamzat Chimaev yang dijadwalkan mentas di main event UFC 279.
Chimaev tadinya diagendakan bertemu jagoan kelas welter veteran yang memainkan pertarungan terakhirnya di UFC, Nate Diaz.
Tidak tanggung-tanggung, bobot Chimaev sampai sekitar 4 kg di atas batas kelas welter.
Insiden ini membuat UFC harus memutar otak mengatur ulang pertarungan karena tidak mungkin tetap mempertemukan Chimaev dan Diaz.
Pada Sabtu (10/9/2022) pukul 05.00 WIB, Dana White selaku Bos UFC akhirnya mengumumkan perubahan susunan pertarungan.
Nate Diaz tetap diberi panggung tertinggi di main event UFC 279. Namun, lawannya sekarang adalah Tony Ferguson.
Baca Juga: Indosat Terjun ke Bisnis Internet Kabel Optik Home, Harga Langganan Mulai Rp245 Ribu
Musuh terkutuk Khabib Nurmagomedov itu tadinya sudah dijadwalkan mentas di UFC 279 dengan menghadapi Li Jingliang.
Karena bakal bertarung di kelas welter, Ferguson dan Diaz yang sama-sama sukses menurunkan berat badan pun dipertemukan.
Nate Diaz tetap mendapatkan penghormatan tertinggi di laga terakhirnya karena Tony Ferguson juga seorang petarung bernama besar di UFC.
Khamzat Chimaev sendiri harus memetik buah dari ulahnya yang tidak profesional. Dia turun pangkat menjadi pengawal co-main event alias dipasang sebagai dayang Nate Diaz dengan menghadapi Kevin Holland.
Kevin Holland tadinya dijadwalkan menghadapi Daniel Rodriguez di kelas tangkapan 81,6 kg. Karena Chimaev dan Holland memiliki bobot yang kira-kira sama, akhirnya mereka dipertemukan.
Duel ini malah menjadi seperti jalan UFC untuk membiarkan Chimaev dan Holland menyelesaikan pertikaian mereka.