Tidak Tanggung-tanggung, Ada 6 Kejanggalan Putri Candrawathi Ngaku Dilecehkan Brigadir Yosua

Tantrum | Suara.com

Minggu, 11 September 2022 | 22:02 WIB
Tidak Tanggung-tanggung, Ada 6 Kejanggalan Putri Candrawathi Ngaku Dilecehkan Brigadir Yosua
Putri Candrawathi, Istri Ferdy Sambo ((Instagram/@divpropampolri))

TANTRUM - Putri Chandrawathi, istri Ferdy Sambo, telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J alias Brigadir Yosua. Kendati begitu, berbeda dengan ibu lain yang ditahan karena berperkara hukum, Putri tak ditahan lantaran alasan kemanusiaan.

Di tengah heboh Putri Chandrawathi yang tak ditahan, muncul lagi dugaan pelecehan seksual terhadap istri jenderal bintang dua itu dan banyak ditanggapi sejumlah kalangan.

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) pun angkat suara soal pelecehan seksual yang diduga menimpa Putri Candrawathi saat berada di Magelang, Jawa Tengah.

Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi kemudian mengatakan, bahwa terdapat sejumlah kejanggalan dalam peristiwa dugaan pelecehan seksual oleh Brigadir J.

“Ada 7 kejanggalan atas dugaan peristiwa asusila atau pelecehan seksual di Magelang. Tapi saya hanya bisa sebutkan 6,” ujar Edwin Partogi dikutip Hops.id--jaringan Suara.com, Senin (5/9/2022).

Apa saja 6 kejanggalan yang dirangkum LPSK dalam kasus dugaan pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi? 

1. Brigadir J dan PC dalam satu rumah

Diketahui bahwa keberadaan Brigadir J dan PS terlihat di CCTV rumah dinas Fredy Sambo di Duren Tiga.

"Yosua sejak tanggal 7 sampai tanggal 8 sejak dari Magelang sampai Jakarta masih satu rumah dengan PC," ungkap Edwin Partogi.

“Korban yang punya lebih kuasa masih bisa tinggal satu rumah dengan terduga pelaku. Ini juga ganjil dan janggal. Lain lagi J masih dibawa oleh ibu PC ke rumah Saguling. Kan dari Magelang ke rumah Saguling," sambungnya.

2. Putri Candrawathi bisa teriak

Lantaran masih ada Kuat Maruf dan Susi, sopir dan ART Putri, jika memang terjadi peristiwa dugaan pelecehan seksual, setidaknya Putri Candrawathi bisa teriak saat itu.

“Kalaupun terjadi peristiwa kan si Ibu PC masih bisa teriak,” tutur Edwin Partogi.

3. Ada saksi, Kuat Maruf dan Susi

Pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi oleh Brigadir Yosua kecil kemungkinan terjadi lantaran di rumah ada Kuat Maruf dan Susi saat kejadian di Magelang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soal Brigadir J, Farhat Abbas: Normal dalam Islam Orang Berzina Itu Dibunuh

Soal Brigadir J, Farhat Abbas: Normal dalam Islam Orang Berzina Itu Dibunuh

| Minggu, 11 September 2022 | 20:49 WIB

Hanya Sanksi Permintaan Maaf dan Penempatan Khusus, Padahal AKBP Pujiyarto Tidak Profesional

Hanya Sanksi Permintaan Maaf dan Penempatan Khusus, Padahal AKBP Pujiyarto Tidak Profesional

| Sabtu, 10 September 2022 | 17:45 WIB

Bripka RR Saat di Magelang: Tidak Lihat Pelecehan Seksual oleh Brigadir J pada Putri Candrawathi, Om Kuat Marah

Bripka RR Saat di Magelang: Tidak Lihat Pelecehan Seksual oleh Brigadir J pada Putri Candrawathi, Om Kuat Marah

| Jum'at, 09 September 2022 | 07:07 WIB

Terkini

Petaka di Pantai Wedi Awu: Saat Video WhatsApp Memicu Amuk Massa Terhadap Wisatawan Surabaya

Petaka di Pantai Wedi Awu: Saat Video WhatsApp Memicu Amuk Massa Terhadap Wisatawan Surabaya

Malang | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:53 WIB

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:52 WIB

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:51 WIB

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:42 WIB

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:40 WIB

Sekolah Baru 3 Tahun Bikin Kejutan, 5 Siswanya Raih Beasiswa Paling Bergengsi di RI

Sekolah Baru 3 Tahun Bikin Kejutan, 5 Siswanya Raih Beasiswa Paling Bergengsi di RI

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:33 WIB

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:33 WIB

Siap-siap Transisi LPG ke CNG! Ini 4 Pilihan Kompor 2 Tungku yang Awet dan Aman

Siap-siap Transisi LPG ke CNG! Ini 4 Pilihan Kompor 2 Tungku yang Awet dan Aman

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:33 WIB

Tablet 5G Harga Rp4 Jutaan, Acer Iconia iM11 Sajikan Layar 2K dan MediaTek 8791

Tablet 5G Harga Rp4 Jutaan, Acer Iconia iM11 Sajikan Layar 2K dan MediaTek 8791

Tekno | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:30 WIB

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:28 WIB