Rangkaian Gempa Bumi Terjadi di Mentawai, Badan Geologi Minta Masyarakat Tetap Tenang

Tantrum

Senin, 12 September 2022 | 06:14 WIB
Rangkaian Gempa Bumi Terjadi di Mentawai, Badan Geologi Minta Masyarakat Tetap Tenang
Ilustrasi gempa bumi (pixabay)

TANTRUM - Badan Geologi Kementerian Energi Sumber  Daya Mineral (ESDM) meminta masyarakat tetap tenang, mengikuti arahan serta informasi dari petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, dan tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan. 

Rekomendasi ini diterbitkan usai Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, diguncang rentetan gempa bumi dari hari kemarin (Minggu, 11/09/2022). Kejadian terakhir gempa bumi dengan magnitudo 5,1 pada Senin (12/9) dini hari.

Menurut Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Eko Budi Lelono, bagi penduduk yang rumahnya mengalami kerusakan agar mengungsi ke tempat aman.

"Bangunan di Kabupaten Kepulauan Mentawai harus dibangun menggunakan konstruksi bangunan tahan gempa bumi guna menghindari dari risiko kerusakan. Selain itu juga harus dilengkapi dengan jalur dan tempat evakuasi," ujar Eko dalam keterangan resminya diterima Tantrum, ditulis Senin, 12 September 2022.

Eko mengatakan daerah pantai Kabupaten Kepulauan Mentawai tergolong rawan tsunami, maka harus ditingkatkan upaya mitigasi tsunami melalui mitigasi struktural dan mitigasi non struktural.

Kejadian gempa bumi ini ucap Eko, diperkirakan berpotensi mengakibatkan terjadinya bahaya ikutan (collateral hazard)  berupa retakan tanah, penurunan tanah, gerakan tanah dan likuefaksi dalam dimensi kecil.

"Namun masyarakat jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab tentang gempa bumi dan tsunami," kata Eko.

Eko menjelaskan daerah terdekat dengan lokasi pusat gempa bumi adalah Pulau Siberut bagian barat laut, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat. 

Morfologi Pulau Siberut merupakan perbukitan bergelombang hingga terjal yang dikelilingi dataran pantai. 

"Daerah tersebut pada umumnya tersusun oleh batuan berumur Pra Tersier berupa batuan metamorf dan meta sedimen, batuan berumur Tersier berupa batuan sedimen, dan endapan Kuarter berupa endapan aluvial pantai, sungai, rawa dan batugamping koral," ucap Eko.

Eko menyebutkan sebagian batuan berumur Pra Tersier dan Tersier tersebut telah mengalami pelapukan. 

Endapan Kuarter dan batuan berumur Pra Tersier dan Tersier yang telah mengalami pelapukan bersifat lunak, lepas, belum kompak (unconsolidated) dan memperkuat efek guncangan, sehingga rawan gempa bumi. 

"Pada morfologi perbukitan terjal yang tersusun oleh batuan yang telah mengalami pelapukan berpotensi terjadi gerakan tanah yang dapat dipicu oleh guncangan gempa bumi kuat dan curah hujan tinggi," jelas Eko.

Data yang dimiliki otoritasnya mencatat, wilayah pantai barat Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Provinsi Sumatera Barat tergolong rawan bencana tsunami dengan potensi tinggi tsunami di garis pantai lebih dari 3 meter.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui akun Twitter resminya @infoBMKG pada Senin dini hari menyampaikan bahwa pusat gempa bumi susulan berada di laut yaitu 147 kilometer Barat Laut Kepulauan Mentawai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

19 Daerah di Jawa Barat Berpotensi Turun Hujan

19 Daerah di Jawa Barat Berpotensi Turun Hujan

Tantrum | Jum'at, 09 September 2022 | 07:19 WIB

Potensi Hujan Masih Terjadi di Hampir Daerah Jawa Barat

Potensi Hujan Masih Terjadi di Hampir Daerah Jawa Barat

Tantrum | Kamis, 08 September 2022 | 06:38 WIB

15 Daerah di Jawa Barat Berpotensi Turun Hujan

15 Daerah di Jawa Barat Berpotensi Turun Hujan

Tantrum | Rabu, 07 September 2022 | 06:55 WIB

Cuaca 7 Daerah di Jawa Barat Berpotensi Hujan

Cuaca 7 Daerah di Jawa Barat Berpotensi Hujan

Tantrum | Selasa, 06 September 2022 | 06:42 WIB

Terkini

Start Apik di Piala Dunia 2026, Salem Al-Dawsari Syukuri Hasil Imbang Lawan Uruguay

Start Apik di Piala Dunia 2026, Salem Al-Dawsari Syukuri Hasil Imbang Lawan Uruguay

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:04 WIB

Catat Tanggalnya! Jadwal Resmi SPMB SD Kabupaten Bogor 2026 dan Daftar 10 Sekolah Favorit

Catat Tanggalnya! Jadwal Resmi SPMB SD Kabupaten Bogor 2026 dan Daftar 10 Sekolah Favorit

Bogor | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:04 WIB

Kerontokan Rambut Pascapersalinan Umum Terjadi, Ibu Baru Perlu Perawatan dengan Kandungan Aman

Kerontokan Rambut Pascapersalinan Umum Terjadi, Ibu Baru Perlu Perawatan dengan Kandungan Aman

Lifestyle | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:59 WIB

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:58 WIB

Persebaya Rekrut 5 Pemain Sekaligus, Daftarnya Bukan Kaleng-kaleng!

Persebaya Rekrut 5 Pemain Sekaligus, Daftarnya Bukan Kaleng-kaleng!

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:56 WIB

Mutasi Kilat Pemkot Cilegon Diterpa Isu Nepotisme: Istri Pejabat Diduga Jadi Prioritas Promosi

Mutasi Kilat Pemkot Cilegon Diterpa Isu Nepotisme: Istri Pejabat Diduga Jadi Prioritas Promosi

Banten | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:55 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:50 WIB

Pertamax Naik Ugal-ugalan, Pemkab Tangerang Siapkan Sembako Murah Besar-besaran

Pertamax Naik Ugal-ugalan, Pemkab Tangerang Siapkan Sembako Murah Besar-besaran

Banten | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:46 WIB

SPMB Riau Segera Ditutup, Panitia Imbau Siswa Lakukan Ini

SPMB Riau Segera Ditutup, Panitia Imbau Siswa Lakukan Ini

Riau | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:44 WIB

Bawang Putih Jarang Tumbuh di Dataran Rendah, PTPN I Pilih Gunung Mas Puncak untuk Trial

Bawang Putih Jarang Tumbuh di Dataran Rendah, PTPN I Pilih Gunung Mas Puncak untuk Trial

Jabar | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:39 WIB