Kucing Panleukopenia, Simak Penjelasan dan Cara Penanganannya

Tantrum

Senin, 12 September 2022 | 16:49 WIB
Kucing Panleukopenia, Simak Penjelasan dan Cara Penanganannya
Kucing menguap. (Luis Wilker WilkerNet from Pixabay)

TANTRUM - Panleukopenia adalah virus yang menyerang kucing dan sangat mematikan, terutama pada kucing yang belum divaksinasi. 

Bahkan, kucing berusia di bawah setahun bisa mati mendadak jika terpapar panleukopenia. Untuk induk kucing yang sedang hamil, virus ini dapat membahayakan janinnya.

Dokter hewan Elfan Darmawan mengatakan penularan panleukopenia bisa terjadi secara langsung dan tidak langsung melalui sekresi kucing pengidap penyakit ini. 

“Secara langsung, misalnya, berhubungan dengan air liur, feses, atau kadang yang menderita pilek dari panleukopenia akan mudah,” jelasnya dicuplik dari Kompas.com, Senin, 12 September 2022.

Kondisi ini dapat terjadi ketika kucing saling cium atau menjilat. Air liur dari kucing pengidap panleukopenia dapat menempel pada tubuh kucing sehat dan menyebabkannya sakit. 

Menurut Elfan, panleukopenia juga bisa menyerang kucing rumahan yang tidak pernah keluar rumah karena pemiliknya masih keluar rumah. Artinya, penularan terjadi secara tidak langsung.  

"Pemilik keluar-masuk rumah dan dari sepatunya atau bajunya bisa berhubungan dengan sekresi kucing pengidap panleukopenia. (Misalnya) melewati daerah kucing dengan panleukopenia dan menginjak atau terkena (kotorannya). Mereka membawa virus (ke rumah),” tuturnya.

Cara pencegahannya sendiri cukup mudah dan terbagi menjadi dua, yaitu pencegahan internal dan eksternal. 

Pencegahan internal bisa dilakukan, dari vaksinasi yang sesuai jadwal serta memberikan vitamin, makanan, dan obat yang telah direkomendasikan dokter hewan.

baca juga

Sementara pencegahan eksternal dengan menjaga lingkungan hidup kucing peliharaan tetap bersih dan mengisolasinya di area terpisah. 

Nah, untuk kunjungan ke dokter hewan sendiri, tidak semua orang bisa langsung melakukannya. Mungkin, ada yang lokasinya cukup jauh dari klinik atau klinik trngah tutup. 

Lantas, bagaimana penanganan awal panleukopenia pada kucing yang bisa dilakukan sembari menunggu jadwal kunjungan ke dokter?

Elfan kembali menegaskan, panleukopenia adalah jenis penyakit yang tingkat kematiannya sangat tinggi di kalangan kucing yang mengidapnya. 

“Langkah penanganan pertama dengan disuapi makanan dan cairan untuk mencegah dehidrasi. Itu paling penting untuk menunggu sampai bisa ke dokter hewan,” katanya. 

Pastikan makanan yang diberikan adalah makanan khusus kucing, terutama yang sesuai usianya agar mudah dicerna sahabat bulu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menyeramkan! Imuwan Temukan Virus Raksasa di Danau Arktik

Menyeramkan! Imuwan Temukan Virus Raksasa di Danau Arktik

Tantrum | Senin, 12 September 2022 | 12:08 WIB

Pencabutan Aturan Masker Belum Bisa Dilakukan, IDI Menjelaskannya Secara Gamblang

Pencabutan Aturan Masker Belum Bisa Dilakukan, IDI Menjelaskannya Secara Gamblang

Tantrum | Kamis, 08 September 2022 | 10:02 WIB

Drama Korea Once Upon a Small Town, Kisah Dokter Hewan Yang Hadir Setiap Senin dan Selasa di Netflix

Drama Korea Once Upon a Small Town, Kisah Dokter Hewan Yang Hadir Setiap Senin dan Selasa di Netflix

Tantrum | Rabu, 07 September 2022 | 13:43 WIB

401.979 Orang Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis ke-4

401.979 Orang Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis ke-4

Tantrum | Senin, 05 September 2022 | 08:47 WIB

Sederet Nama Kucing Jepang Terpopuler

Sederet Nama Kucing Jepang Terpopuler

Tantrum | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 13:09 WIB

Terkini

Cristiano Ronaldo Buang Muka Ditanya-tanya Soal Lionel Messi

Cristiano Ronaldo Buang Muka Ditanya-tanya Soal Lionel Messi

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:44 WIB

Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris

Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:39 WIB

BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa

BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:38 WIB

Kronologi Kasus Dugaan Bagi-Bagi Uang BEM FH UBK Setelah Bertemu Wapres Gibran

Kronologi Kasus Dugaan Bagi-Bagi Uang BEM FH UBK Setelah Bertemu Wapres Gibran

Video | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:38 WIB

Pertama dalam 16 Tahun, Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games, Kok Bisa?

Pertama dalam 16 Tahun, Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games, Kok Bisa?

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:37 WIB

New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta

New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta

Otomotif | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:36 WIB

Gaji di Bawah Rp8 Juta Kini Tergolong  Miskin Baru, Warga UMK Harus Bersaing untuk Rumah Subsidi

Gaji di Bawah Rp8 Juta Kini Tergolong Miskin Baru, Warga UMK Harus Bersaing untuk Rumah Subsidi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:36 WIB

Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?

Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:35 WIB

2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya

2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:33 WIB

Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas

Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:32 WIB