tantrum

Tepat dan Aman, Cara Atasi Pilek pada Bayi dan Anak

Tantrum Suara.Com
Selasa, 13 September 2022 | 06:08 WIB
Tepat dan Aman, Cara Atasi Pilek pada Bayi dan Anak
Ilustrasi demam dan pilek. (Victoria_rt from Pixabay)

TANTRUM - Untuk mengobati pilek pada bayi di usia 1-3 bulan tidak semudah mengobati pilek pada orang dewasa. 

Hal ini karena pilek sering membuat bayi merasa tidak nyaman. Bahkan tidak jarang bayi yang menderita pilek, tidak ingin menyusu juga sangat rewel. 

Selain itu, bayi juga sering mengalami komplikasi yang menyertai pilek, misalnya batuk dan demam. 

Oleh karena itu, setiap orang tua harus benar-benar memperhatikan banyak hal untuk memilih cara mengatasi pilek pada bayi yang tepat dan aman. 

Karena kondisi organ tubuh bayi yang masih dalam tahap perkembangan membuat penggunaan obat-obatan tidak boleh sembarangan, harus memperhatikan rasio manfaat dengan risiko yang mungkin terjadi pada bayi terkait penggunaan obat.

Dicuplik dari honestdocs, Selasa, 13 September 2022, sebenarnya hidung meler merupakan salah satu mekanisme alami tubuh untuk mepertahankan diri dari kuman. Kuman-kuman akan keluar seiring dengan keluarnya ingus. 

Namun jika ingus yang keluar terlalu banyak dan kemudian mengental menjadi pilek, maka akan sangat mengganggu pernafasan bayi. 

Jika orang dewasa dengan mudah mengeluarkan ingus dari hidung, seorang bayi akan sangat tersiksa karena mereka belum mampu melakukannya.

Seperti diketahui, pilek bisa dialami oleh siapa saja. Namun anak-anak terutama bayi lebih rentan mengalaminya. Hal ini disebabkan oleh sistem kekebalan tubuhnya yang belum berkembang secara maksimal. 

Baca Juga: Cocok untuk Segala Umur, 6 Contoh Latihan Koordinasi

Selain itu, terdapat lebih dari 200 virus berbeda yang dapat menyebabkan berbagai macam gejala flu seperti pilek atau bersin-bersin. Sedangkan sistem kekebalan tubuh bayi berkembang secara bertahap.

Bayi yang sedang berada pada masa pertumbuhan akan bergerak sangat aktif. Dia sangat senang mengambil benda apa saja termasuk benda-benda yang mungkin saja mengandung virus. 

Ketika bayi memasukan tangannya ke mulut, hidung, atau menggosok matanya, virus-virus itu bisa saja menjangkiti bayi dan menyebabkan penyakit.

Virus bisa juga ditularkan oleh teman bermainnya atau bahkan oleh orang dewasa yang menderita flu. 

Oleh karena itu, penting bagi Anda para orang tua untuk menjaga kesehatan untuk mencegah bayi tertular. 

Pilek sendiri lebih sering terjadi saat cuaca dingin karena pada cuaca dingin membuat tubuh bayi lebih lemah sehingga lebih mudah sakit saat terjangkiti virus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI