tantrum

Jual CPO ke Pasar Global, Langkah Empat Asosiasi Petani Swadaya Dua Daerah

Tantrum Suara.Com
Kamis, 22 September 2022 | 11:03 WIB
Jual CPO ke Pasar Global, Langkah Empat Asosiasi Petani Swadaya Dua Daerah
Ilustrasi petani sawit. [Istimewa] (suara.com)

TANTRUM - Empat asosiasi petani swadaya di Provinsi Sumatera Utara dan Riau berhasil raup untung sekitar Rp 11 miliar dari penjualan minyak sawit (CPO) ke pasar internasional.

Manager of Independent Smallholder Musim Mas Rudman Simanjuntak mengatakan keberhasilan petani tersebut diraih berkat Training for Smallholders dan sertifikasi RSPO yang dimulai lima tahun yang lalu sebagai bagian dari Indonesian Palm Oil Development for Smallholders (IPODS).

“Bila digabungkan dengan penjualan pada tahun 2020 dan 2021, maka keempat asosiasi ini telah membukukan sebanyak Rp 18,7 miliar,” kata Rudman Simanjuntak, dicuplik dari Jawa Pos, Kamis, 22 September 2022.

Ia menjelaskan, Musim Mas mengembangkan IPODS bersama International Finance Corporation (IFC) sebagai upaya mendorong dan memberdayakan petani kelapa sawit swadaya mendapatkan sertifikasi dari Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) yang diakui secara global.

Mendapatkan sertifikasi RSPO, lanjut Rudman, merupakan pencapaian penting bagi petani swadaya. Sebab bisa menjadi pintu tambahan untuk menjual kelapa sawit ke pasar global.

“Karena ini akan membuka lebih banyak pintu bagi mereka untuk menjual minyak sawit kepada pembeli global yang membutuhkan kelapa sawit berkelanjutan,” jelasnya.

Selain IPODS, kata Rudman, pihaknya juga berupaya untuk mengintegrasikan petani swadaya ke dalam rantai pasokan minyak sawit berkelanjutan. 

Adapun saat ini, petani swadaya mengelola 41 persen dari total perkebunan kelapa sawit di Indonesia.

Bukan itu saja, Petani sawit swadaya memainkan peran penting dalam produksi kelapa sawit untuk pasar domestik dan internasional. 

Baca Juga: Alergi Debu? Kenali Cara Pengobatan dan Pencegahannya

“Mereka juga memegang kunci bagi peningkatan jumlah minyak sawit yang memenuhi standar keberlanjutan (RSPO dan ISPO),” kata Rudman.

Untuk diketahui dalam IPODS, Musim Mas melibatkan petani swadaya secara langsung dan memberikan pelatihan agronomis. 

Selain itu, memberikan akses terhadap bantuan finansial dan pasar global,serta pelajaran tentang persyaratan hukum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI