Alergi Debu? Kenali Cara Pengobatan dan Pencegahannya

Tantrum

Kamis, 22 September 2022 | 10:41 WIB
Alergi Debu? Kenali Cara Pengobatan dan Pencegahannya
Membersihkan debu dengan vacuum cleaner. (Steve Buissinne from Pixabay)

TANTRUM - Dokter biasanya mendiagnosis alergi debu dengan bertanya tentang gejala, melakukan pemeriksaan fisik, serta melakukan berbagai tes alergi yang diperlukan.

Menurut dr. Patricia Lukas Goentoro dari laman Hello Sehat, dicuplik Kamis, 22 September 2022, jika Anda dicurigai memiliki kondisi ini, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan berikut ini.

1. Tes tusuk kulit (skin prick test)

Dokter atau perawat akan meneteskan zat alergen pada kulit Anda. Setelah itu, dokter akan menusuk kulit Anda dengan jarum dan mengamati gejala yang muncul.

Apabila muncul bentol atau rasa gatal, kemungkinan Anda memiliki kondisi alergi debu.

2. Tes tempel kulit (patch test)

Pada kasus tertentu, dokter mungkin memilih patch test dengan menempelkan alergen berbentuk koyo pada kulit.

Bagian kulit yang ditempeli koyo tidak boleh berkeringat atau terkena air. Setelah dua hari, dokter akan melihat gejala yang muncul pada kulit.

3. Tes darah

baca juga

Diagnosis terhadap alergi debu juga dapat dilakukan melalui tes darah. Caranya, dokter akan mengambil sampel darah Anda dan membawanya ke laboratorium untuk mendeteksi antibodi Immunoglobulin E yang memicu reaksi alergi.

Pengobatan alergi debu

Tergantung kondisi alergi, Anda mungkin perlu mengonsumsi obat-obatan atau menjalani suntik alergi. Berikut jenis obat alergi debu yang tersedia.

1. Antihistamin

Antihistamin adalah obat yang bekerja dengan menghambat kerja histamin. Histamin merupakan zat kimia yang menimbulkan berbagai gejala alergi saat tubuh terpapar alergen.

Antihistamin tersedia dalam bentuk tablet, tetes mata, dan obat semprot hidung. Anda dapat membelinya dengan ataupun tanpa resep dokter.

2. Dekongestan

Dekongestan bekerja dengan mengecilkan pembuluh darah yang membengkak dalam hidung akibat reaksi alergi.

Obat ini efektif untuk meringankan gejala hidung tersumbat serta berair. Namun, Anda mungkin perlu meminum obat alergi kombinasi untuk meredakan beberapa gejala alergi sekaligus.

3. Kortikosteroid

Kortikosteroid dapat mengatasi peradangan akibat alergi debu. Obat ini juga membantu meredakan hidung tersumbat, bersin, serta gejala lainnya yang menyerupai pilek.

Kortikosteroid tersedia dalam bentuk pil, obat semprot atau cuci hidung, serta krim oles. Tidak seperti obat lainnya, kortikosteroid harus digunakan atas resep dokter.

4. Imunoterapi

Imunoterapi bukanlah obat paten yang bisa menyembuhkan alergi debu. Namun, terapi ini bertujuan untuk ‘melatih’ sistem kekebalan tubuh agar tidak terlalu sensitif terhadap debu.

Imunoterapi untuk alergi terbagi menjadi dua jenis, seperti berikut ini.

- Terapi alergi subkutan (SCIT): dokter menyuntikkan alergen pada kulit, lalu mengamati reaksinya. Ini dilakukan 1 – 2 kali seminggu dalam 6 bulan hingga beberapa tahun.

- Terapi alergi sublingual (SLIT): dokter meneteskan alergen ke bawah lidah, lalu mengamati reaksinya. Terapi dilakukan selama 3 – 5 tahun.

5. Suntik epinefrin

Epinefrin adalah suntikan yang akan diberikan pada orang dengan riwayat alergi parah atau anafilaksis.

Obat ini harus segera disuntikan apabila ada gejala pingsan, tekanan darah rendah, dan sesak napas, karena dampaknya membahayakan jiwa.

Mencegah kambuhnya alergi debu

Penyedot debu atau vacuum cleaner sering kali tidak cukup ampuh menghilangkan tungau, spora, atau kotoran lainnya yang terkumpul bersama debu.

Meski demikian, ada beragam cara yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi jumlah debu di rumah. Berikut kiat yang bisa Anda terapkan sehari-hari.

- Rutin mencuci seprai, selimut, sarung bantal, gorden, taplak, serta perabot kain lainnya seminggu sekali menggunakan air panas.

- Mengganti karpet, gorden, atau taplak perabot rumah tangga setiap dua minggu sekali.

- Bersihkan perabot keras seperti meja serta pajangan seperti suvenir dan vas dengan lap basah. Lap basah dapat mencegah debu beterbangan di udara.

- Menggunakan air purifier HEPA (high-efficiency particulate air filter) untuk menyaring alergen dengan partikel halus seperti tungau.

- Tidak menggunakan karpet berbulu, permadani, dan sebagainya.

- Menjauhkan hewan peliharaan dari kamar tidur dan meletakkan kandang di luar rumah.

- Menggunakan humidifier untuk menjaga kelembapan di dalam ruangan.

Alergi debu adalah salah satu masalah kesehatan yang paling umum dan sulit dihindari. Pasalnya, Anda tidak bisa sepenuhnya menghilangkan debu yang ada di rumah.

Meski demikian, Anda dapat mencegah kekambuhannya dengan mengurangi jumlah debu di rumah.

Jika cara ini tidak ampuh mengatasi alergi, diskusikan dengan dokter untuk memperoleh pengobatan yang sesuai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenali Dulu Ragam Kelas di Bioskop CGV, Cekidot Guys Sebelum Nonton!

Kenali Dulu Ragam Kelas di Bioskop CGV, Cekidot Guys Sebelum Nonton!

Tantrum | Rabu, 21 September 2022 | 20:10 WIB

Trailer I Wanna Dance With Somebody, Naomi Ackie Perankan Whitney Houston

Trailer I Wanna Dance With Somebody, Naomi Ackie Perankan Whitney Houston

Tantrum | Rabu, 21 September 2022 | 17:03 WIB

Ditonton Lebih dari 200 Juta Kali di Youtube! MV Dinamite Versi B-Side BTS

Ditonton Lebih dari 200 Juta Kali di Youtube! MV Dinamite Versi B-Side BTS

Tantrum | Rabu, 21 September 2022 | 16:06 WIB

Siap Bintangi Don 3, Mantapnya Amitabh Bachchan, SRK, Ranveer Singh

Siap Bintangi Don 3, Mantapnya Amitabh Bachchan, SRK, Ranveer Singh

Tantrum | Rabu, 21 September 2022 | 15:43 WIB

Memiliki 10 Juta Pendengar Bulanan di Spotify! Grup Idol KPop NewJeans Pecahkan Rekor

Memiliki 10 Juta Pendengar Bulanan di Spotify! Grup Idol KPop NewJeans Pecahkan Rekor

Tantrum | Rabu, 21 September 2022 | 14:04 WIB

Terkini

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

×