Bahkan, sebuah penelitian mengungkapkan bahwa konsumsi 1 porsi minuman ringan manis saat hamil dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur sebanyak 25 persen.
5. Keterampilan kognitif yang buruk
Dampak merugikan konsumsi minuman dan makanan manis terhadap janin tak hanya terjadi di masa kehamilan.
Diketahui bahwa kebiasaan ini dapat berdampak pada perkembangan otak Si Kecil setelah ia lahir dan tumbuh besar.
Penelitian menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi makanan dan minuman yang tinggi gula saat hamil berisiko lebih tinggi untuk memiliki anak dengan kemampuan kognitif, seperti pemecahan masalah dan kemampuan memahami perkataan, yang di bawah rata-rata.
Dampak konsumsi makanan dan minuman manis saat hamil secara berlebih dapat merugikan ibu dan anak, bahkan hingga jangka panjang. Oleh karena itu, Bumil harus mengontrol asupan gula selama hamil.
Bumil disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat dan berolahraga secara rutin agar kesehatan terus terjaga.
Selain itu, jangan lupa untuk rutin memeriksakan kehamilan ke dokter kandungan, agar kesehatan Bumil dan perkembangan janin bisa terus terpantau.
source: Alo Dokter
Baca Juga: Bukan Hanya Faktor Keturunan dan Hormon, 10 Kebiasaan Buruk Pemicu Jerawat