TANTRUM - Kosmetik dan skincare pemutih selalu laris manis diburu kaum hawa. Sayangnya saat ini banyak beredar skincare dan kosmetik yang mengandung merkuri dipasaran.
Skincare bermerkuri ini diklaim aman dan mampu dengan cepat memutihkan wajah. Padahal skincare yang mengandung merkuri sangat berbahaya bagi kesehatan.
Merkuri merupakan unsur kimia alami yang dapat ditemui dalam batu-batuan, biji tambang, di perairan, tanah, maupun udara.
World Health Organization (WHO) mengatakan paparan merkuri dapat berpotensi menimbulkan efek toksik ke sistem saraf, pencernaan, imun, paru-paru, ginjal, kulit, hingga mata.
Bagi ibu hamil, merkuri dapat menyebabkan kecatatan pada janin. WHO pun memasukkan merkuri sebagai satu dari 10 bahan kimia utama yang paling mengancam kesehatan masyarakat.
Berikut paparan ciri-ciri produk kosmetika yang mengandung merkuri. Jika kalian menemukan kosmetik atau skincare dengan ciri-ciri dibawah jangan dipakai dan buang saja.
1. Berwarna Putih Keabuan, Mengkilat atau Warna Mencolok
Bila memungkinkan, cobalah untuk melihat isi krim yang hendak dibeli. Hal ini dikarenakan produk yang mengandung merkuri biasanya berwarna abu-abu atau krem.
Ada juga yang berwarna kuning dan pink yang mentereng. Jika diperhatikan dengan cermat, permukaan kosmetik berbahaya akan tampak mengkilap layaknya hologram.
Baca Juga: Hujan akan Turun Diseluruh Wilayah Jawa Barat
Saat dioleskan ke wajah, kosmetik berbahaya akan memberikan efek mengkilap yang bertahan pada kulit.
JIka sobat pegang dan oles ke kulit tangan, produk ini bertektur lengket seperti lem kertas. Produk juga tidak mudah menyerap ke dalam kulit. Padahal kosmetik dan skincare yang aman sangat mudah menyerap ke kulit dan tidak lengket.
2. Berbau Zat Kimia Menyengat dan Sulit Menyatu
Sebelum memakainya, cobalah mencium skincaremu. Kosmetik bermerkuri biasanya berbau logam yang menyengat saat dicium. Tekstur dari kosmetik berbahaya cenderung menggumpal, kasar, dan tidak solid.
Apabila didiamkan dalam jangka waktu yang lama, bahan dalam kosmetik berbahaya akan tampak tidak menyatu. Tampak minyak serta krimnya akan terlihat terpisah meski berada di dalam satu wadah yang sama.
Sementara itu, kosmetik berbahan alami tidak akan mengalami perubahan ketika didiamkan dalam waktu yang lama.