Aktivitas Vulkanik Gunung Marapi dan Gamalama Harus Diwaspadai

Tantrum

Jum'at, 07 Oktober 2022 | 07:23 WIB
Aktivitas Vulkanik Gunung Marapi dan Gamalama Harus Diwaspadai
Gunung Marapi (Dok.Istimewa)

TANTRUM - Dua gunung api yaitu Marapi di Sumatera Barat dan Gamalama di Ternate, Maluku Utara terus mengalami perubahan aktivitas vulkanik di September 2022. 

Meski secara umum status keduanya di level II atau waspada dengan frekuensi kegempaan yang sangat kecil.

Menurut Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Hendra Gunawan, dalam status level II atau waspada ini potensi adanya letusan sangat minim di kedua gunung api tersebut, tetapi tetap berbahaya jika mendekati daerah kawah.

"Tapi dalam bulan September ini menunjukan adanya sedikit perubahan. Dimana di Gunung Marapi contohnya di daerah puncaknya ada deformasi (perubahan fisik gunung). Dan pada saat yang sama sangat banyak pendaki yang kesana. Kami mohon juga pendaki ini selalu mendapat informasi dari BPBD atau pemerintah daerah setempat," ujar Hendra ditulis, Jumat, 7 Oktober 2022.

Sedangkan untuk Gunung Gamalama, Hendra mengatakan kerap kali masih terjadi gempa tektonik lokal yang memicu terjadinya letusan freatik yang berakibat semburan abu vulkanik.

Lokasi Gunung Gamalama, berdekatan dengan bandara udara setempat. Sehingga potensi abu yang dihembuskan oleh gunung api itu dapat mengganggu keselamatan jalur penerbangan.

"Efek vulkanik yang ditimbulkan oleh Gunung Gamalama berbeda dengan Gunung Marapi. Bukan langsung dari magma di perut gunung, namun dari kejadian gempa tektonik lokal," kata Hendra.

Hendra menambahkan sedangkan gunung api lainnya yang berstatus level II atau waspada tetap dipantau selama 24 jam.

Diantaranya Gunung Sinabung di Sumatera Utara, Kerinci di Sumatera Barat, Dempo di Sumatera Selatan, Bromo di Jawa Timur, Raung di Jawa Timur, Rinjani di NTB,  Sangeangapi di NTB,  Ile Werung di NTT, Awu di Sulawesi Utara, Karangetang di Sulawesi Utara, Lokon di Sulawesi Utara, Soputan di Sulawesi Utara, Banda Api di Maluku, Dukono di Maluku Utara, dan Gunung Ibu di Maluku Utara.

baca juga

"Dari 127 gunung api yang dipantau oleh PVMBG, terdapat 70 lebih gunung api tengah mengalami aktivitas vulkanik aktif. Terdapat 4 gunung api dengan status level III atau siaga, yaitu Gunung Api Merapi di DIY, Gunung Api Anak Krakatau di Lampung, Gunung Api Semeru di Jawa Timur, dan Gunung Api Ili Lewotolok di NTT," sebut Hendra.

Hendra mengungkapkan pada status level III atau siaga ini, masyarakat atau warga sekitar gunung api diimbau kewaspadaannya jika terjadi aktivitas vulkanik.

Mereka juga dilarang melakukan kegiatan dalam zona bahaya aktivitas vulkanik yang dapat diketahui dengan melihat peta kawasan rawan bencana (KRB) gunung api yang telah diterbitkan otoritas mitigasi bencana geologi tersebut. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kuota Solar dan Pertalite Ditambah

Kuota Solar dan Pertalite Ditambah

Tantrum | Selasa, 04 Oktober 2022 | 11:07 WIB

Gempa Bumi Merusak di Tapanuli Utara, Badan Geologi akan Kirimkan Tim Tanggap Darurat

Gempa Bumi Merusak di Tapanuli Utara, Badan Geologi akan Kirimkan Tim Tanggap Darurat

Tantrum | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 09:47 WIB

Sampah Perkotaan Jadi Bahan Alternatif Pembuatan Semen

Sampah Perkotaan Jadi Bahan Alternatif Pembuatan Semen

Tantrum | Kamis, 29 September 2022 | 10:27 WIB

Terkini

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:18 WIB

4 Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Banding, Amnesty Khawatir Barang Bukti Dimusnahkan

4 Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Banding, Amnesty Khawatir Barang Bukti Dimusnahkan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:18 WIB

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi ITDC di Proyek Mandalika

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi ITDC di Proyek Mandalika

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:14 WIB

Kasus Ijazah Jokowi: Mengapa Roy Suryo dan dr Tifa Tak Pilih Damai?

Kasus Ijazah Jokowi: Mengapa Roy Suryo dan dr Tifa Tak Pilih Damai?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:13 WIB

DPRD DKI Fokuskan Pemenuhan Infrastruktur Dasar Publik

DPRD DKI Fokuskan Pemenuhan Infrastruktur Dasar Publik

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:10 WIB

Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?

Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:10 WIB

7 Makanan untuk Mengatasi Jerawat, Konsumsi Rutin agar Wajah Kembali Sehat

7 Makanan untuk Mengatasi Jerawat, Konsumsi Rutin agar Wajah Kembali Sehat

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 18:10 WIB

Berapa Harga Air Purifier Mini? Cek 4 Pilihan Ratusan Ribu yang Layak Dicoba

Berapa Harga Air Purifier Mini? Cek 4 Pilihan Ratusan Ribu yang Layak Dicoba

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 18:10 WIB

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:06 WIB

Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah

Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:03 WIB