Kasus Wulan Guritno diduga promosikan judi online masih terus menjadi perbincangan. Terlebih baru-baru ini Menkominfo Budi Arie Setiadi menyampaikan gagasan untuk menjadikan Wulan Guritno sebagai duta anti judi online.
"Kalau bisa dibina saja, sebagai duta anti-judi online," ujar Budi Arie Setiadi ketika ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, Senin (4/9/2023), seperti dikutip dari Suara.com.
Bukan tanpa alasan, Budi Arie Setiadi ingin mengangkat Wulan Guritno menjadi duta anti jodi online karena dia mengaku tidak mengetahui aksinya. Kala itu, Wulan mengira apa yang dipromosikan olehnya adalah game online biasa.
"Dia kan sudah bilang di media, bahwa dia tidak tahu," tambah Budi Arie Setiadi.
Wacana menjadikan Wulan Guritno sebagai duta anti judi online kemudian ramai diperdebatkan warganet. Salah satunya oleh akun Twitter PartaiSocmed.
"Indonesia memang sudah serusak ini," bunyi cuitan akun tersebut beserta tautan pemberitaan soal hal yang sama, Sdikutip pada Selasa (5/9/2023).
Cuitan tersebut langsung ramai disetujui banyak warganet lainnya. Mereka merasa pemerintah sangat tidak adil dalam menyikapi permasalahan bila menyangkut figur publik.
"Wulan promo judi online, harusnya ditangkap kok malah dijadikan ratu. Kebalik otaknya nih menteri," tulis salah satu akun warganet di media sosial.
"Dzalim banget ya Allah. Kalau sama influencer kecil langsung dipenjara, kalau sama artis nggak berani nangkap," komentar yang lain.
Baca Juga: PB PASI Awasi IFG Labuan Bajo Marathon 2023, Diharapkan Lahirkan Atlet Lari Baru
"Ada baiknya kamu belajar membaca dulu, Budi. Jangan dikit-dikit duta," kata yang lain. "Ancuuur," imbuh warganet. (Tiara Rosana)