Di tengah kondisi ekonomi yang serba sederhana, orang tua Pratama Arhan tak pernah berhenti mendukung mimpi putranya. Mereka mantap memasukkan Pratama Arhan ke SSB saat duduk di kelas 4 SD demi mencapai mimpinya.
Selama belajar di SSB, Pratama Arhan juga selalu diantar jemput oleh sang ayah. Mereka menempuh jarak sekitar 12 kilometer demi bisa berlatih di SSB di Kabupaten Blora.
Dukungan maksimal juga diberikan oleh orang tua Pratama Arhan ketika anaknya mengikuti kegiatan kompetisi. Melansir beberapa sumber, orang tua Pratama Arhan disebutkan pernah menjual kambing hingga gabah demi biaya kompetisi sang anak.
5. Orang tua Pratama Arhan pernah belikan sepatu bola Rp25 ribuan
Sebagai orang tua, Sutrisno dan Surati, juga pernah membelikan sepatu bola untuk sang anak. Sayangnya karena kondisi ekonomi, orang tua Pratama Arhan hanya mampu membeli sepatu seharga Rp25 ribu.
Kala itu Pratama Arhan dibelikan sepatu saat mengikuti turnamen sepak bola. Namun karena harganya yang sangat murah, sepatu Pratama Arhan langsung jebol padahal baru satu kali dipakai.
Namun perjuangan keras Pratama Arhan dan keluarga membuahkan hasil. Pratama Arhan berhasil menjadi salah satu pemain penting Timnas Indonesia di usia yang masih muda.
Pratama Arhan juga kini mulai berkarier di luar negeri. Di mana, dia diketahui tengah membela klub sepak bola asal Jepang bernama Tokyo Verdy.
Baca Juga: Ogah Disuruh Najwa Shihab Refleksi, Prabowo Malah Hormat Depan Cermin