Pemerintah mengeluarkan aturan melarang berjualan di TikTok. Akibat pelarangan tersebut ikut berimbas pada usaha yang dijalankan Denise Chariesta.
Denise Chariesta selama ini mengandalkan Tiktok untuk menawarkan dagangannya secara online. Bahkan Tiktok menjadi sumber uang bagi perempuan ini untuk membiayai hidup.
Apalagi pengusaha bunga ini sedang hamil dan membutuhkan biaya untuk persalinan. Namun, yang membuatnya paling bingung adalah bagaimana nanti harus membayar gaji karyawan.
“Hari ini terakhir tiktok shop tutup. Gimana caranya gue bayar lahiran sama gajian karyawan ya?” unggah akun Instagram @denisechariesta91 yang tayang pada 4 Oktober 2023.
Menurut Denise, ditutupnya Tiktok otomatis akan mengurangi pendapatan. Ia sangat sedih dan mengeluhkan bagaimana membayar gaji karyawan.
“Gaes sedih banget hari ini hari terahir aku live di TikTok gaes, gimana ya aku bisa bayar gaji karwayan?” keluh Denise.
Saat ini Denise mencari solusi di flatform lain agar pelanggan tetap membeli barang dagangannya.
Sementara netizen ikut memberikan semangat kepada pengusaha bunga tersebut.
“Rejeki takkan kemana kak, Tuhan pasti bantu. Semangat kak denise dan debay, sehat sehat selalu ya,” ujar akun @jennygohong_.
Baca Juga: Selain Behind Your Touch, Ini 5 Drama yang Pernah Dibintangi Lee Min Ki
Untuk diketahui, Denise Chariesta sudah terbiasa berdagang sejak dulu. Ia pernah bekerja di toko baju yang dimiliki oleh kakaknya di Tanah Abang.
Kemudian mencoba menjajal bisnis tas branded dengan kualitas barang lama dan asli.
Denise Cadel juga mendirikan usaha kopi DC Coffee, singkatan dari namanya sendiri. Kemudian, membuka usaha bunga yang dinamakan Fleur de DC.
Disamping berbisnis, Denise juga punya kreativitas bermusik dan menghasilkan sejumlah lagu. Salah satunya tembang berjudul Da Tau.