Narapidana kasus kopi Sianida, Jessica Wongso kembali menjadi perhatian publik. Setelah kasusnya diangkat menjadi film dokumenter yang dirilis Netflix.
Film yang berjudul Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso dirilis Netflix membuat publik kembali membahas kasus ini.
Publik pun kembali terbagi dua, yakni yang mempercayai jika Jessica bukan pembunuh Mirna, dan lebih yakin jika kematian itu karena ada penyakit bawaan.
Selain itu, ada juga yang yakin jika Jessica yang membunuh, karena banyaknya kebetulan yang muncul terungkap saat penyelidikan kasus tersebut.
"Jessica dinyatakan bersalah hanya karena harus ada orang yang bersalah dari kematian seseorang (semacam jadi kambing hitam) polisi, jaksa tak menemukan siapa tersangka lainnya," Cuplikan Film Netflix.
Pada tanggal 10 Oktober kemarin, Jessica merayakan ulang tahunnya setelah 7 tahun dipenjara. Ia pun menuliskan surat kepada sahabatnya bernama Tami.
Awal surat tersebut menyebutkan jika ia menerima sepatu yang dikirim sahabatnya tersebut.
Jessica mengungkapkan jika cara mengirimkan surat dengan cara di-copy akan lebih praktis.
"Hi Tami, terimakasih banget yah sepatunya, aku pake disini kalo lagi mau olah raga . Pas kok ukurannya," tulis Jessica.
Dia pun menyatakan turut bahagia saat sahabatnya tersebut mendapatkan pekerjaan baru.
"Jadi kamu dapat kerjaan gara-gara kenal di grup whatsapp yang ngomongin aku? keren banget, Aku ikut seneng kamu jadi punya temen - temen baru dan bos yg baik".
Jessica pun memastikan kepada para sahabatnya jika dirinya di penjara sangat baik-baik saja, bahkan rajin perawatan, melakukan olahraga.
Dia pun menanyakan apa yang menjadi hobi para sahabatnya saat ini.
Ia juga mengingatkan Tami agar tidak terlalu percaya terhadap media yang memberitakan hal yang bukan-bukan mengenai dirinya.
"Tami, jangan terlalu percaya sama berita di media, aku disini setiap hari sibuk bantuin petugas, gak pernah di kamar selain hari Sabtu dan Minggu . Jadi yang mereka tulis itu gak bener, mungkin mereka asa tulis aja biar artikelnya di klik," tulis Jessica.
Sempat di surat itu, Jessica menuliskan ucapan terima kasih dan memuji sahabatnya tersebut sebagai sosok yang baik hati.
Jessica juga mengucapkan salam dan terimakasih kepada keluarga Tami.
"Salam buat keluarga kamu yah, buat April dan Mala juga, aku tulis surat buat Ibu Anas juga, mau bilang terima kasih udah dikirimin kerupuk," tulisnya.
Surat itu pun dibagi ulang akun gosip rumpi_gosip yang kemudian mendapatkan dukungan dari netizen.
"Aku berharap semoga kasus ini dibuka kembali. Gunakan jaksa dan hakim baru untuk meninjau kembali dan memutuskan kasus ini. Karena melihat dari film, podcast deddy dan podcast dr. Richard bahwa kemungkinan besar Jes tidak bersalah. Bisa jadi mirna meninggal karena dia memiliki sakit di lambungnya, yg berakibat fatal jika di minum kopi pada waktu itu. Jes berada ditempat yg salah di waktu yg salah. Namun karna ada oknum2 yg ingin mencari kesempatan dalam kasus ini, maka Jes yg menjadi kambing hitamnya. Terlalu banyak okum yg bermain di kasus ini. Pada waktu itu kekuatan media tdk sekuat skrg, kita hanya melihat dari 1 sisi saja. Kasian jes dan keluarganya semoga keadilan akan datang untuk jes dan keluarganya," tulis netizen.
Tapi banyak pula netizen yang yakin jika Jessica ialah pembunuh yang kejam.
Ngikutin bgt kasus ini dulu, Jess dari dulu terlihat santai bahkan pas Sidan putusan aja masih sempat tersenyum lebar karena yakin dia gak akan d penjara, tapi melihat dari rentetan bukti, mulai dari cctv prilaku yg aneh dan banyak kejanggalan,mengenai kejanggalan2 yg banyak dari celana d buang. Sampe Lo bisa dia udah pesenin kopi temen2nya padahal dia tau datang nya masih lama kan otomatis kopi yg panas bakal jadi dingin,yg dingin akan anyep karena es nya mencair, pas d tanya awal2 kaya yg bingung. Belum lagi beberapa pakar ekspresi saat initu yg berkomentar kalo jawaban dia d persidangan banyak nya kayak dia sedang membaca atau menghapal bahkan cenderung sedang mengarang