Satu akun bernama @khanman1996 memuat konten yang menyebut bahwa Instagram menerjemahkan Palestina jadi teroris di bio-nya. Ia juga menunjukkan bukti bagian profilnya yang bertuliskan Palestina berubah menjadi terjemahan teroris.
Instagram sendiri tampaknya mengetahui kesalahannya itu dan segera mengeluarkan permintaan maaf.
“Kami dengan tulus meminta maaf atas terjadinya hal ini,” ungkap pihak Meta kepada BBC, (20/10/2023). Menurut pihak Meta, hal tersebut hanya bug semata.
Selain laporan kesalahan terjemahan tersebut, kabarnya ada beberapa akun yang melaporkan bahwa telah terjadi di shadow banning Instagram gara-gara menunjukkan pro Palestina.
Sentimen terhadap perang Israel-Palestina memantik dukungan dari berbagai platform. Tak sedikit netizen yang terang-terangan mendukung Palestina Merdeka.
Konflik Israel-Palestina kembali memanas di Jalur Gaza ketika Hamas melakukan serangan membabi buta. Sejak itu Israel menyatakan perang dan berbalik menyerang Jalur Gaza yang menewaskan ribuan rakyat sipil.