Arief Hidayat ke Adies Kadir: Kita Harus Pertanggungjawabkan Kepada Tuhan, Tidak Bisa Seenaknya

Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 04 Februari 2026 | 14:44 WIB
Arief Hidayat ke Adies Kadir: Kita Harus Pertanggungjawabkan Kepada Tuhan, Tidak Bisa Seenaknya
Pensiunan Hakim Mahkamah Konstitusi Arief Hidayat dalam wawancara cegat usai mengikuti acara wisuda purnabakti di Gedung Sidang Pleno I MK, Jakarta, Rabu (4/1/2026). (ANTARA/Muhammad Rizki)
baca 10 detik
  • Arief Hidayat menyatakan optimisme terhadap Adies Kadir sebagai suksesor Hakim MK meskipun latar belakangnya politisi.
  • Adies Kadir harus mengubah peran dari mengakomodasi kepentingan golongan menjadi penjaga konstitusi negara.
  • Sistem kerja MK yang transparan, akuntabel, dan kolektif-kolegial akan mencegah independensi hakim melemah.

Suara.com - Pensiunan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Arief Hidayat, memberikan sinyal positif atas terpilihnya Adies Kadir sebagai suksesornya.

Meski berangkat dari latar belakang politisi, Adies dinilai memiliki rekam jejak dan kompetensi yang mumpuni untuk mengemban amanah sebagai "pengawal" konstitusi.

"Saya kira Pak Adies Kadir itu seorang politikus yang ulung, seorang yang sudah mempunyai kompetensi," ujar Arief saat ditemui usai acara Wisuda Purnabakti Hakim MK di Gedung Sidang Pleno I MK, Jakarta, Rabu (4/2/2025).

Arief menekankan bahwa transisi peran dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ke Mahkamah Konstitusi bukanlah perkara sederhana.

Adies Kadir, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI, kini harus menanggalkan kepentingan golongan demi tegaknya konstitusi.

"Tinggal sekarang Pak Adies berpindah fungsi, kalau di sana adalah (DPR) pembuat Undang-Undang, yang mengakomodasikan seluruh kepentingan-kepentingan masyarakat dan kepentingan-kepentingan berbagai golongan. Kalau sekarang sudah di Mahkamah Konstitusi tugasnya berbeda menjaga konstitusi, menjaga ideologi negara," tegas Arief.

Ia meyakini dengan pengalaman panjang Adies di bidang hukum, transisi tersebut dapat berjalan dengan baik.

"Dengan dasar kompetensi dan pengalaman selama ini saya kira itu bisa kita harapkan dengan baik," tambahnya.

Menepis Isu Pelemahan MK

baca juga

Masuknya figur dari panggung politik ke dalam jajaran hakim konstitusi kerap memicu kekhawatiran publik akan melemahnya independensi lembaga.

Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir. (Suara.com/Bagaskara)
Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir. (Suara.com/Bagaskara)

Namun, Arief Hidayat menegaskan bahwa sistem di MK telah dirancang sedemikian rupa untuk mencegah dominasi individu.

Menurutnya, MK memiliki mekanisme kerja yang transparan, akuntabel, dan mengedepankan prinsip kolektif-kolegial.

"Dia (Adies Kadir) akan terbawa pada sistem apa yang sudah dibangun oleh mahkamah konstitusi karena sistem yang dibangun oleh Mahkamah Konstitusi adalah sistem yang sangat transparan, akuntabel, dan bersifat kolektif-kolegial," ungkapnya.

Lebih lanjut, Arief menjelaskan bahwa sifat kolektif-kolegial memastikan setiap putusan diambil secara bersama-sama. Tidak ada ruang bagi hakim untuk bertindak seenaknya karena setiap langkah terikat oleh kesatuan moral yang kuat.

"Kita tidak bisa menentukan sendiri-sendiri dan bertindak sendiri-sendiri. Kita diikat oleh kesatuan kode etik, kesatuan moral, kesatuan hukum, dan kita harus pertanggungjawabkan kepada Tuhan yang Maha Kuasa. Jadi, kita tidak bisa seenaknya," pungkas Arief menutup pembicaraan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misbakhun Masuk Radar Bos OJK, Hasan Fawzi: Terbuka Buat Semua!

Misbakhun Masuk Radar Bos OJK, Hasan Fawzi: Terbuka Buat Semua!

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 13:39 WIB

Profil Mukhamad Misbakhun: Ketua Komisi XI DPR RI, Calon Ketua OJK?

Profil Mukhamad Misbakhun: Ketua Komisi XI DPR RI, Calon Ketua OJK?

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 13:20 WIB

Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat

Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 12:00 WIB

Beda Sikap Soal Ambang Batas Parlemen: Demokrat Masih Mengkaji, PAN Tegas Minta Dihapus

Beda Sikap Soal Ambang Batas Parlemen: Demokrat Masih Mengkaji, PAN Tegas Minta Dihapus

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 08:37 WIB

Terkini

Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana

Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:18 WIB

Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pengobatan Gratis dan Donor Darah oleh Pemprov Papua

Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pengobatan Gratis dan Donor Darah oleh Pemprov Papua

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:17 WIB

Dor Dor! Penembakan Sadis di Sekolah SMA, 3 Siswa Tewas Mengenaskan di Filipina

Dor Dor! Penembakan Sadis di Sekolah SMA, 3 Siswa Tewas Mengenaskan di Filipina

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:16 WIB

Fokus Urus Perut Rakyat, AHY Ingatkan 2029 Masih Lama Saat Ditanya Isu Prabowo-Gibran 2 Periode

Fokus Urus Perut Rakyat, AHY Ingatkan 2029 Masih Lama Saat Ditanya Isu Prabowo-Gibran 2 Periode

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:09 WIB

Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN

Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:58 WIB

ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika

ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:56 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota

Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:22 WIB

Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:15 WIB

Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP

Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:07 WIB

Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan

Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:57 WIB