Belakangan beberapa negara muslim seperti Malaysia dan Indonesia menyerukan beberapa produk yang diduga memberikan dukungan terhadap Israel.
Produk-produk itu seperi Starbuck dan makan cepat saji McDonalds. Seruang boikot pada produk Amerika lainnya juga merambah di Turki.
Bahkan seruan itu dikeluarkan oleh pemerintah negara setempat. Seruan produk yang diboikot adalah Coca Cola dan Nestle.
Kedua produk itu diduga mendukung Israel ke Jalur Gaza Palestina.
Melalui parlemennya, Selasa (7/11/2023) pemerintah setempat menyebut akan mencabut produk-produk perusahaan yang mendukung Israel.
"Diputuskan bahwa produk perusahaan yang mendukung Israel tidak akan dijual di restoran, kafetaria, dan kedai teh di kampus parlemen," bunyi pernyataan parlemen Turki.
Dikutip dari Reuters jika sejauh ini hanya produk Coca Cola dan Nestle yang ditarik dari restoran, kafe, hingga kedai di kompleks parlemen.
Boikot itu dilakukan usai seruan dari kelompok masyarakat sipil, terutama para aktivis untuk memboikot barang-barang Israel.
Baca Juga: Mama Rieta Dijuluki Nenek Sultan, dari Mana Sih Sumber Cuan Ibu Nagita Slavina?