Nama penyanyi Melly Goeslaw belakangan tengah menjadi sorotan setelah munculnya tudingan perselingkuhan yang disebut sudah lama terjadi. Tepatnya perselingkuhan tersebut terjadi pada tahun 2008 atau 15 tahun yang lalu.
Kabar perselingkuhan Melly Goeslaw dengan oknum polisi disebut AKBP Enjang Hasan tengah membuat geger publik. Sosok ini pun kemudian ramai dibahas sebagai suami yang pernah melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kepada sang istri.
Nama AKBP Enjang Hasan Kurnia, atau akrab disapa Kang Enjang disebutkan sudah terkenal di dunia kepolisian. Dia pernah menjabat sebagai perwira menengah atau Pamen di kepolisian daerah (Polda) Jabar.
Selain itu, ia pun terkenal dalam tulis menulis sehingga menghasilkan buku yang menceritakan mengenai dunia kepolisian yang berhasil ditulis. Adapun buku yang ditulis berjudul 'Jalan Lurus jadi Bintara Polisi'.
Dari akun Facebok diduga milik pribadinya enjanghasankurnia, dia menautkan beberapa jabatan yang pernah dipegangnya, yakni Kepala Biro SDM Polda Bangka Belitung di Polda Bangka Belitung.
Enjang juga pernah menjabat orang nomor satu di Polres Garut sebagai Kapolres Garut yang juga lulusan Akademi Kepolisian (Akpol).
Namun kemudian ia pun pernah dilaporkan melakukan tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Kejadian tersebut terjadi pada tahun 2012, yang kemudian sang istri melakukan tindakan tersebut ke instutusi kepolisian.
Masnawati sempat menyambangi Bareskrim Mabes Polri pada Jumat, 7 Desember 2012 silam.
Baca Juga: Gak Pernah Lihat Langsung, Kenapa Masnawati Yakin Eks Suami Selingkuh dengan Melly Goeslaw?
Kedatangan Masnawati mengadukan AKBP Enjang yang saat itu bertugas sebagai perwira menengah di Polda Jawa Barat.
Masnawati mengaku dia dituduh Enjang melakukan penganiayaan terhadap anak-anaknya dan melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
Ketika itu Masnawati didampingi seorang Psikolog bernama Tika Bisono.
"Kedatangan kami ke sini untuk melaporkan penyiksaan anak kemudian KDRT dari ibu Wati (Masnawati) oleh mantan suaminya. Kebetulan dalam hal ini mantan Kapolres Garut. Makanya urusan kita selain ke Bareskrim, dilaporkan juga ke Propam dan PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak)," ucap Tika Wibisono kala itu.
Masnawati mengaku mengalami trauma luar biasa atas kejadian tersebut.