Untung Diselamatkan! Dengar Kakak Dieksekusi Mati di Rumah Ferdy Sambo, Adik Brigadir J Nyaris Lakukan Hal Bodoh

tasikmalaya

Kamis, 27 Oktober 2022 | 11:18 WIB
Untung Diselamatkan! Dengar Kakak Dieksekusi Mati di Rumah Ferdy Sambo, Adik Brigadir J Nyaris Lakukan Hal Bodoh
Adik Yosua, Mahareza Rizky. Marah dan nyaris melakukan hal bodoh dilakukan adik Brigadir J. Namun saat itu dirinya ada yang menyelamatkan sehingga tidak sampai melakukan tindakan bodoh. (Suara.com/M. Yasir)

SuaraTasikmalaya.id – Marah. Hal itu yang dirasakan adik mendiang Brigadir J, Reza Rizky Hutabarat.
 
Kemarahan itu juga yang nyaris membuat Reza pada Tindakan bodoh terhadap atasannya.
 
Beruntung saat itu ada yang menyelamatkan Reza dari Tindakan bodoh setelah mengetahui jika sang kakak tewas tidak wajar.
 
Saat itu berawal saat Reza mendengar kabar kepergian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
 
Ketika itu Reza ingat betul jika peti jenazah yang tiba di rumah meninggalkan luka mendalam bagi keluarga.
 
Melihat dampak yang terjadi dialami keluarga, sang adik kandung Brigadir J, Mahareza Rizky Hutabarat mengaku sempat marah mendengar kakaknya meninggal dunia.
 
Reza menyampaikan apa yang dirasakannya dalam wawancaranya bersama Rosi yang tayang dalam kanal YouTube KOMPASTV.
 
Ketika itu Reza yang marah mengetahui kakaknya itu meninggal, tetap mencoba untuk sebisa mungkin menahan emosinya.
 
Dia diselamatkan oleh keimanan jika kejahatan tidak akan pernah mungkin bisa diselesaikan dengan perbuatan yang sama.
 
"Marah sih, cuma kayak juga tetap harus bisa nahan emosi juga gitu," ungkap Reza dilihat Suara.com dari KOMPASTV, Kamis (27/10/2022).
 
Kemduian Reza lebih memilih memperingatkan diri sendiri untuk tidak melakukan hal sembrono.
 
Padahal saat itu Reza mengaki dirinya dipenuhi amarah, dan nyaris melakukan hal bodoh.
 
"Mau nggak mau kayak dalam hati ya jangan sampai ngelakuin hal bodoh lah gitu," tuturnya.
 
Reza menceritakan jika saat itu dirinya tengah memakai pakaian dinas dan ada pula pimpinan memakai pakaian serupa di lokasi.
 
Reza berusaha sekuat tenaga menjaga dirinya agar tidak terpancing dengan membalas kematian sang kakak.
 
Dia menahan diri supaya tak terjadi kemungkinan hal bodoh seperti berkelahi dengan sang pimpinan.
 
Pada wawancara itu juga, Reza menceritakan bagaimana sayangnya sosok Brigadir J kepada ibu mereka, Rosti Simanjuntak.
 
"Memang yang paling sayang ke mamah itu abang (Brigadir J) banget nih, yang paling perhatian ke mamah. Terus tuh abang udah nggak ada," kata Reza.
 
Sekarang sang kakak sudah tiada, Reza berusaha tetap menghidupkan sosok kakaknya di dalam dirinya sendiri.
 
"Gimana caranya Reza biar bisa menimbulkan rasa, oh iya abang masih ada di dalam diri Reza dilihat mama gitu," pungkasnya.
 
 

Ingat Momen Kombes Larang Lihat Jenazah Brigadir J

Ferdy Sambo tersenyum saat ditanya awak media soal isi catatan dalam buku hitam pribadinya. [Suara.com]
Ferdy Sambo tersenyum saat ditanya awak media soal isi catatan dalam buku hitam pribadinya. (sumber: Suara.com)

 
Tak kuasa menahan tangis, Reza menceritakan kembali detik-detik dirinya memohon dapat melihat jenazah kakaknya setelah diotopsi di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur pada 9 Juli 2022 subuh.
 
Ketika itu ada anggota Polri berpangkat Komisaris Besar Polisi (Kombes) yang melarangnya melihat untuk terakhir kali jasad sang kakak.
 
Reza mengungkap hal tersebut saat bersaksi untuk terdakwa Bharada E alias Richard Eliezer di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). 
 
Bahkan untuk melihat sang kakak, Reza sampai memohon-mohon namun tetap tidak diperkenankan oleh anggota berpangkat Kombes tersebut.
 
"Izin komandan, saya izin ingin melihat abang saya terakhir kalinya," tutur Reza sambil menangis menceritakan ulang momen tersebut di depan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (25/10/2022).
 
Kemudian, Reza akhirnya baru diperkenankan melihat jenazah Yosua setelah rapi dan dimasukan ke dalam peti. 
 
Di momen itulah Reza berdoa. Kemudian dia mendengar ada anggota Polri yang mendesak untuk cepat menutup peti jenazah.
 
"Saat saya berdoa pun saya masih mendengar ada yg ngomong 'aduh sudah belum sih?' Saya mendengar jelas itu Yang Mulia," beber Reza sambil menangis. (*)
 
Artikel ini telah tayang di suara.com berjudul Adik Brigadir J Ngaku Sempat Marah Dengar Kabar Abangnya Meninggal: Jangan Sampai Ngelakuin Hal Bodoh
 
 
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Putri Candrawathi Dituding Ikut Tembak Brigadir J, Febri Diansyah Bela Istri Ferdy Sambo: Kami Bantah secara Tegas

Putri Candrawathi Dituding Ikut Tembak Brigadir J, Febri Diansyah Bela Istri Ferdy Sambo: Kami Bantah secara Tegas

Tasikmalaya | Kamis, 27 Oktober 2022 | 09:59 WIB

Vera Simanjuntak Berikan Kesaksian dalam Persidangan Brigadir J, Bharada E : Pernyataan Sudah Benar yang Mulia

Vera Simanjuntak Berikan Kesaksian dalam Persidangan Brigadir J, Bharada E : Pernyataan Sudah Benar yang Mulia

Tasikmalaya | Rabu, 26 Oktober 2022 | 16:12 WIB

Vera Simanjuntak Hadiri Sidang, Menangis Ceritakan Percakapan Dengan Brigadir J Lewat Video Call

Vera Simanjuntak Hadiri Sidang, Menangis Ceritakan Percakapan Dengan Brigadir J Lewat Video Call

Tasikmalaya | Rabu, 26 Oktober 2022 | 15:17 WIB

Geger Kamaruddin Bongkar Chat WhatsApp, Squad Ferdy Sambo Hadiahkan Rp 5 Miliar untuk Bunuh Brigadir J

Geger Kamaruddin Bongkar Chat WhatsApp, Squad Ferdy Sambo Hadiahkan Rp 5 Miliar untuk Bunuh Brigadir J

Tasikmalaya | Rabu, 26 Oktober 2022 | 15:09 WIB

Terkini

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:43 WIB

Sharp Target Penjualan Naik 20% Lewat Promo Spektakuler di Jakarta Fair 2026

Sharp Target Penjualan Naik 20% Lewat Promo Spektakuler di Jakarta Fair 2026

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:37 WIB

Tren 'Match My Freak': Saat Kesamaan Jadi Kriteria Hubungan Bagi Gen Z

Tren 'Match My Freak': Saat Kesamaan Jadi Kriteria Hubungan Bagi Gen Z

Your Say | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:30 WIB

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:20 WIB

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:15 WIB

Hasil Piala Dunia 2026: Sontekan Maut Jhon Arias Bawa Kolombia Singkirkan Ghana

Hasil Piala Dunia 2026: Sontekan Maut Jhon Arias Bawa Kolombia Singkirkan Ghana

Bola | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:09 WIB

Kisah Vozinha Tembok Cape Verde, Si Kiper yang Buat Lionel Messi Frustrasi

Kisah Vozinha Tembok Cape Verde, Si Kiper yang Buat Lionel Messi Frustrasi

Your Say | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:05 WIB

Tembus 1.100 Pendaftar! Rosiade Padel Tournament Series-2 Siapkan Bibit Atlet untuk Asia Games

Tembus 1.100 Pendaftar! Rosiade Padel Tournament Series-2 Siapkan Bibit Atlet untuk Asia Games

Sport | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:04 WIB

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:55 WIB

Ketika PTN Berubah: Dari Subsidi Negara ke Kemandirian Kampus

Ketika PTN Berubah: Dari Subsidi Negara ke Kemandirian Kampus

Your Say | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:55 WIB

×