SuaraTasikmalaya.id - Permasalah yang dihadapi rumah tangga Ayu Dewi dan Regi Datau tampaknya masih belum mereda.
Ternyata menurut Ayu Dewi, tindakan perselingkuhan belum cukup membuatnya memutuskan bercerai.
Karena, Ayu Dewi merasa bahwa ada hal lain yang lebih parah dari perselingkuhan dan tidak bisa ditolerir lagi, yaitu KDRT.
Hal ini diungkapkannya pada saat Ayu Dewi mendapatkan pertanyaan dari netizen seputar rumah tangga yang mengalami KDRT.
“Bu Ayu, Pak Regi, gimana pendapat kalian tentang suami yang kalau emosi suka KDRT,” ucap Ayu Dewi membaca pertanyaan.
Merespons pertanyaan tersebut, Ayu Dewi mengungkapkan bahwa dirinya akan meninggalkan suaminya jika sampai KDRT.
Meskipun hal tersebut bukanlah hal yang mudah, karena sudah susah payah membina rumah tangga selama ini.
“Kalo aku ya buk ya, bye, udah bye, mungkin emang nggak segampang kedengarannya gitu ya untuk ninggalin semuanya,” lanjut Ayu Dewi.
Ayu Dewi berpendapat bahwa KDRT akan merusak mental ibu dan anak, sehingga susah untuk disembuhkan.
Peran ibu sudah memiliki banyak tekanan, sehingga menurut Ayu Dewi, KDRT akan semakin membuat mental seorang ibu terganggu.
“Ibu rumah tangga itu kan fokusnya dirumah, ngurusin anak udah masak nyuci, segala macem, nah terus kalau berantem dipukul atau dikasari pasti kan sedih,” jelasnya.
Regi Datau pun ikut mengomentari pertanyaan dari netizen ini dengan menyetujui pernyataan Ayu Dewi.
“Kalau menurut aku ya, KDRT memang hal yang nggak boleh dilakukan, baik sisi wanitanya maupun laki-laki. Jadi nggak bisa KDRT selalu diidentikan dengan laki yang memang melakukan kekerasan. Sebaliknya juga bisa terjadi,” jawab Regi Datau.
Dari pernyataan ini, bisa disimpulkan bahwa Regi Datau menganggap KDRT bisa dilakukan oleh suami maupun istri.(*)
Sumber: YouTube Ayu Dewi