SuaraTasikmalaya.id – Diidolakan oleh kaum hawa, ternyata kehidupan Kiesha Alvaro penuh dengan lika-liku, imbas dari perceraian kedua orang tuanya yakni Pasha Ungu dan Okie Agustina pada 20 Januari 2009 silam.
Perceraian Pasha Ungu dan Okie Agustina ternyata memberikan luka dalam bagi Kiesha Alvaro yang mesti membuatnya jadi tulang punggung keluarga sedari kecil.
Curahan hati Kiesha Alvaro pun jadi sorotan publik soal banting tulang demi keluarga hingga 11 tahun lamanya tanpa kehadiran sosok sang ayah.
"Ini loh kerja buat keluarga. Contoh buat kalian kalau udah gede jangan males gitu," kata Kiesha Alvaro.
Mengetahui pengakuan dari sang anak, Kiesha Alvaro, Pasha Ungu didesak netizen untuk buka suara soal perjuangan anak sulung pertamanya yang dinilai wajar dan tak salah jika sang anak kerja untuk mendapat pundi-pundi uang sedari kecil.
Cuplikan tanggapan Pasha Ungu soal anak sulung pertamanya kini beredar luas di media sosial, salah satunya akun Instagram @lambegosiip, Selasa (8/11/2022).
"Ya memangnya salah kalau anak punya rezeki sendiri?" kata Pasha Ungu.
"Kalau anak kita punya pekerjaan sendiri bahkan di usia dia masih kecil, ya bagus dong," sambungnya.
Lebih lanjut, Pasha Ungu bahkan bandingkan perjuangan dirinya dulu dengan perjuangan sang anak dinilai memiliki itikad baik kepada orang tua tak perlu dipermasalahkan.
Baca Juga: Murka! Video Denise Chariesta di Podcast Denny Sumargo Tak Tayang, Reza Arap Disentil
"Kalau pun hasil kerjanya buat ibunya atau buat ayahnya, ya apa salahnya? Nggak apa-apa dong, namanya anak mau kasih ke ibu atau ayahnya. Saya saja cari duit dari usia 18 tahun," ucap Pasha Ungu.
Kemudian Pasha pun kembali menegaskan jika perjuangan yang memicu kesedihan Kiesha Alvaro merupakan bagian dari proses sehingga membenarkan keputusan sang anak berjuang sejak umur 5 tahun.
"Kalau dulu dia merasa beban, ya saya rasa itu proses. Namanya kesedihan kan semua memang berproses. Nggak ada masalah," tutur vokalis band Ungu itu.
Alih-alih disetujui netizen soal komentar Pasha mengenai perjuangan sang anak, ia justru menerima kritikan dan hujatan dari netizen yang dinilai tak memiliki otak, cuek dan tak bertanggung jawab.
“Ini otaknya di mana ya? Itu anak masih di bawah umur pak saat harus menjadi tulang punggung. Padahal Anda sebagai bapaknya hidup bergelimang harta," kata netizen.
"Lihat kondisi juga, kalau orang tua masih mampu ya tanggung jawab penuh masih di orang tua," tulis netizen lainnya.