SuaraTasikmalaya.id - Kasus penghinaan terhadap Dewi Perssik yang dilakukan oleh sosok perempuan berinisial W asal Bangkalan, Jawa Timur masih terus bergulir.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Dewi Perssik telah dipertemukan dengan sosok perempuan yang menghina dirinya dengan menyebutnya sebagai pelacur di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (4/11/2022).
Pertemuan tersebut diwarnai dengan isak tangis baik Dewi Perssik maupun terlapor yang telah menghina dan melukai keluarga DP.
Bukan tanpa sebab Dewi Perssik diketahui merasa iba dengan kondisi perempuan yang telah menghinanya tersebut.
Usai bertemu dengan terlapor dengan mata sembab Dewi perssik menceritakan momen saat dia berhadapan langsung dengan haters tersebut yang mengaku ia tidak sekolah dan melontarkan penghinaan kepada Dewi Perssik lantaran mengikuti tren yang sedang ramai.
“Aku tuh nggak sekolah. karena lagi ramai, jadi aku cuma ikut-ikutan ngomong aja,” pengakuan terlapor seperti yang disampaikan Dewi Perssik.
bahkan perempuan tersebut mengaku sangat mengidolakan Dewi Perssik dan ingin sekali bertemu dengan DP.
Atas pengakuan perempuan tersebut, Dewi Perssik kemudian merasa iba dan dilanda dilema.
“Secara kemanusiaan jujur aku nangis tadi, nangis antara tega sama nggak tega gitu, kalau misalkan aku tega memenjarakan pasti itu akan menjadi beban moral untuk saya, kalau saya nggak tega takutnya dia berulah lagi,” ungkap Dewi Perssik.
Namun aksi W yang mengaku tidak sekolah dan bahkan mengidolakan sosok Dewi Perssik ditanggapi berbeda oleh Mas Bin, Kakak Dewi Perssik.
Mas Bin menduga perempuan tersebut tidak sungguh-sungguh dan hanya memanfaatkan rasa iba dari Dewi perssik.
Saat menemui perempuan yang menghina adiknya tersebut, Mas Bin selaku perwakilan keluarga ngotot untuk melanjutkan kasus tersebut.
"Dari ungkapannya kurang bersungguh-sungguh minta maaf, kami mengambil keseriusan," tukas Mas Bin, Senin (7/11/2022).
Pernyataan tersebut kemudian membuat Dewi Perssik juga mantap melanjutkan proses hukum, ia dan kakaknya beranggapan hal yang diungkapkan oleh W sengaja untuk menghindari hukum.
"Dia bilang dia enggak sekolah. Ada uneg-uneg itu. Bilang juga dia orang kampung dan orang enggak punya. Selalu itu yang diutarakan," ungkap Dewi Perssik.(*)