Nia Ramadhani mengatakan, saat itu suami ada peluang besar untuk melarikan diri lantaran kasus tersebut sebut.
Akan tetapi pilihan Ardi bukan kabur, melainkan datang menemui dirinya dan menghadapi proses hukum secara bersama-sama.
Nia Ramadhani saat itu melihat Ardi akan selalu ada untuk dirinya di tengah kondisi apapun.
Rupanya Ardi lebih memilih untuk tidak meninggalkan Nia sendirian di kantor polisi hingga akhirnya menyerahkan diri.
"Dia (Ardi) punya pilihan untuk tidak datang. Dia bisa aja dengan kemampuan ke luar negeri, tapi dia tetep dateng," ungkap Nia Ramadhani.
Saat pertama melihat suaminya datang, Nia Ramadhani sangat bahagian lantaran ada yang menemani dalam kasus tersebut.
"Aku bilang untung kamu datang," katanya.
"Ya pasti lah aku datang, aku juga lebih milih hidup sama kamu dengan masalah ini, daripada di luar tanpa masalah apa-apa," kata Nia Ramadhani mengulang jawaban Ardi saat itu.
Rupanya apa yang menjadi keputusan Ardi Bakrie membuat Nia Ramadhani akhirnya bisa menerima keadaan yang tengah dihadapi.
"Dari situ aku semakin yakin kalau kita berdua bisa (melewati proses hukum bersama)," ungkapnya.
Nia Ramadhani 12 tahun tak pernah menangis
Diakui Nia Ramadhani, kejadian tersebut sangat berperan penting dalam menguatkan pernikahannya dengan Ardi.
"Selama ini hubungan aku sama Ardi, aku berasanya kayak sendiri-sendiri, lo survive sendiri, gue survive sendiri," kata Nia Ramadhani.
"Selama aku 12 tahun menikah, aku enggak pernah menangis bersama, kayak hidupnya kita oke-oke aja nih semuanya, tapi ternyata kita enggak oke. Baru ketahuan pas kejadian ini," tambah Nia Ramadhani.
Diakui Nia Ramadhani momen tersebut membuat dirinya sebagai individu maupun sebagai istri lebih kuat.
Dan sebagai pasangan suami istri, Ardi dan Nia Ramadhani bisa belajar lebih dalam lagi tentang arti keluarga di tempat rehabilitasi.