SuaraTasikmalaya.id - Pasca komentarnya tentang KDRT, Desi Perssik mendapatkan hujatan dari fans Lesti Kejora dan Rizky Billar.
Pasalnya, Dewi Perssik dianggap ikut campur dalam urusan rumah tangga Lesti Kejora dan Rizky Billar.
Bahkan ada hujatan yang cukup parah, yang menyebut Dewi Perssik sebagai lonte dan germo.
Tak tinggal diam, Dewi Perssik pun melaporkan haters nya itu pada pihak kepolisian, yang diketahui bernama Winarsih yang berasal dari Malang.
Ada cerita tragis di balik penangkapan Winarsih yang disampaikan oleh Dewi Perssik saat mediasi dengannya di Polres Metro Jakarta Selatan.
"Jadi dia itu sempat kabur dari pihak yang berwajib. Kan ada polisi, beliaunya kabur naik motor langsung nabrak," ungkap Dewi Perssik.
Iba dengan kondisinya, Dewi Perssik ikut menangis melihat Winarsih.
"Habis nabrak, kaki sebelah kanannya bengkak. Dia nangis-nangis, saya jadi ikutan nangis," sambungnya.
Alasan Winarsih menghujat habis-habisan Dewi Perssik
![Terduga pelaku penghina Dewi Perssik. [YouTube Intens Investigasi]](https://media.suara.com/suara-partners/tasikmalaya/thumbs/1200x675/2022/11/11/1-terduga-pelaku-penghina-dewi-perssik.png)
Dalam mediasi tersebut, Winarsih menjabarkan alasannya menghujat Dewi Perssik.
Baca Juga: Sang Ibu Akui Punya 20 Suami Tak Sah, Reaksi Anak Pinkan Mambo Bikin Salah Fokus: Aku Gak Kaget sih
Winarsih mengaku bahwa dirinya merupakan fans Dewi Perssik dan melakukan itu hanya untuk agar bisa bertemu dengan sang idola.
Dewi Perssik melanjutkan dengan menjelaskan motif asli Winarsih melatukan cacian tersebut.
"Ada tiga, tapi salah satunya lucunya dia nggak ngefans sama Lesti," kata Dewi Perssik.
Bahkan, Dewi Perssik menyebut bahwa tujuan lagi dari Winarsi adalah untuk mencari followers dengan membawa-bawa namanya.
"Cari followers saja, dia kan cari duit susah hari gini, kalau dia banyak yang nonton, ada aja katanya yang ngasih endorse," sambungnya.
Fitnah yang dilontarkan Winarsih dinilai murni karena dia cari perhatian, terlebih diketahui bahwa dirinya bukan fans Lesti Kejora dan Rizky Billar.