SuaraTasikmalaya-Anggota Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Cabang Bandung H Aceng Roni Syahbana punya kenangan manis dengan Mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan.
Aceng Roni Politisi Partai Demokrat ini mengaku mengaku kaget mendengar kabar duka meninggalnya Ferry tadi siang. Sebab, pekan lalu, mereka masih berdialog bersama saat bertemu di acara Munas XI KAHMI di Palu, Sulawesi Tengah.
"Pertama kali saya atas nama keluarga dan alumni HMI Bandung mengucapkan belasungkawa, mudah-mudahan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, saya tak menyangka tapi umur siapa yang, tahu kemarin saya sama-sama di Palu," kataya kepada suaraTasikmalaya.com.
Ferry Muursydan Baldan secara pribadi berpesan kepada Aceng Roni, agar saat menghadapi pemilu 2024 HMI merapatkan barisan. HMI harus tampil yang terdepan.
"Beliau berpesan pada saya agar HMI merapatkan barisan pada 2024, selanjutna bicara tentang nasionalisme," katanya.
Sepengetahuan dia, Ferry Mursyidan Baldan adlaah sosok pekerja keras dan selalu komitmen. Kiprahnya di Bandung Jawa Barat terlihat dengan mendirikan Yayasan Yayasan Harapan Mukhlisin Indonesia (YAHMI). Ferry Mursyidan sebagai dewan pembina. Yayasan yang bergerak dalam bidang sosial, pendidikan dan keagamanan ini memeberikan sumbangsih kepada masyaakat bandung khsusunya.
"Kang Ferry itu kelahiran Aceh tapi kecintaanya kepada Bandung sangat luar biasa, "Beliau mantan Ketua PB HMI yang mempunyai bakti yang banyak bagi bangsa dan negara," ujar pria
"Mudah-mudahan arwah dan pahalanya diterima oleh Allah SWT dan mendapat rahmat husnulkhatimah amal ibadahnya," kata Aceng Roni
Seperti diketahu Ferry Mursyidan Baldan ditemukan meninggal dunia di tempat parkir sebuah hotel di Jakarta Selatan, Jumat (2/12/2022) siang.
Diduga Ferry meninggal karena terkena serangan jantung setelah mengonsumsi obat sakit gigi. Saat ditemukan, Ferry dalam mobil dengan posisi duduk di jok kemudi.
Baca Juga: Tidak Pakai Voting, Komisi I DPR Setujui Laksamana Yudo Margono Jadi Panglima TNI
Jasadnya ditemukan siang ini sekitar pukul 13.43 WIB. Saat itu mobilnya diparkir di VIP Lobby Birawa Hotel Bidakara. Adapun saat ditemukan, Ferry duduk di kursi pengemudi mobil Nissan Teana berwarna hitam dengan nomor polisi B 1616 FH.
Menurut keterangan keluarga, kemarin korban (Ferry) menghadiri acara wisuda akademi bakti kemanusiaan di sana
berdasar keterangan keluarga korban berada di sana sejak pukul 09.00 sampai 12.28 WIB. Lantas, setelah acara tersebut, korban sudah tidak ada kabar. Kemudian, lanjut Zulpan, siang ini sekira pukul 12.30 WIB, anggota keluarga datang ke sana untuk mencari keberadaan korban.
"Kemudian berkordinasi dengan sekuriti Komplek Bidakara untuk mencari korban dan tidak lama ada kabar dari komandan regu sekuriti Komplek Bidakara bernama Soleh bahwa korban ditemukan di dalam mobilnya," pungkasnya. (**)