SuaraTasikmalaya- Doa buka puasa Rajab 2023 sebenarnya sama dengan doa buka puasa umunya. Yang beda adalah niatnya.
Penceramah yang sedang viral di medsos Ustadz Adi Hidayat menjelaskan doa berbuka Puasa Rajab harus mengacu kepada dalil atau hadist shahih. Sebab ibadah tanpa dasar hukum malah akan sia-sia.
Sebab kata lulusan Universitas Al-Azhar Kairo Mesir ini, di kalangan umat Islam banyak yang melaksanakan ibadah termasuk puasa sunah rajab tanpa berlandaskan dalil atau hadits.
Doa berbuka puasa seuai dengan hadist nabi, kata Ustadz Adi Hidayat mengacu pada hadist riwayat At-Tirmidzi nomor hadist 2357 riwayat sahabat Ibnu Omar
Ketuka berbuka puasa, senantiasa memanjatkan permohonan keberkahan, kesehatan, dan keselamatan bagi diri sendiri dan keluarga.
Artinya: "Ya Allah, untukMu aku berpuasa, dan kepadaMu aku beriman, dan dengan rezekiMu aku berbuka. Dengan rahmat Mu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang."
"Kalau dibahasa-arabkan kurang lebih Allaahummalakasumtu wabika amantu wa'aa rizkika aftortu birohmatika yaa arhamarra himiin begitu maknanya," pungkas Ustadz Adi Hidayat.
Pada saat berbuka puasa, disunnahkan menyegerakannya sesuai hadist Nabi Muhammad SAW.
'Dzahaba-zh Zama’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu wa Tsabata-l Ajru, Insyaa Allah'
Artinya: "Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan telah diraih pahala, insya Allah (jika Allah menghendaki)."
Dari hadist tersebut terdapat dua pendapat tentang cara makan dan berdoa bagi umat muslim.
Ustadz Adi Hidayat menguraikan, pendapat pertama mengacu pada arti dari hadist tersebut telah hilang dahaga, maka dapat diartikan minum terlebih dahulu kemudian membaca doa.
"Pada hal ini ada yang mengamalkan baca bismillah dulu, minum, baru membaca doa tersebut, kemudian dilanjutkan dengan mencicipi kurma dan makan makanan lainnya," ujarnya.
Pendapat kedua doa itu dibaca ketika berbuka sebelum minum dan makan, sebagaimana hal ini sebagai jaminan ketenangan yang diberikan Allah SWT.
Meski ada dua pendapat, Ustadz Adi Hidayat mengatakan tak ada yang perlu dipertentangkan. Dibaca sebelum dan sesudah bukan suatu masalah, asalkan membaca doa.