SuaraTasikmalaya.id - FIFA akhirnya mengumumkan 11 pemain terbaik yang tergabung dalam FIFPro (Fédération Internationale des Associations de Footballeurs Professionnels) Men’s World XI 2023, Selasa pagi (28/2/23).
Dalam acara bertajuk FIFA The Best Football Awards ini juga ditentukan siapa pelatih terbaik, tim terbaik, juga suporter terbaik. Tak hanya meliputi sepakbola pria tapi juga wanita.
Ajang tahunan resmi FIFA ini mirip-mirip dengan Ballon d’Or. Menentukan siapa para pemain dan pelaku sepakbola terbaik dari seluruh dunia melalui mekanisme voting.
Kebetulan gelaran kali ini berdekatan dengan event akbar Piala Dunia 2022 Qatar, November-Desember kemarin. Jadi sedikit-banyak, keputusan siapa yang terbaik juga dipengaruhi oleh performa selama World Cup berlangsung.
Oleh karena itu, Lionel Messi seolah tak ada lawan untuk jadi pemain terbaik FIFA The Best 2023 kali ini.
Keberhasilan La Pulga merengkuh trofi Piala Dunia untuk Argentina menjadikannya sangat pantas untuk dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia tahun ini.
Menariknya, nama Erling Haaland juga masuk jajaran Best XI. Performa pemain Norwegia itu selama 2022 begitu impresif bersama Manchester City dengan gelontoran gol-golnya.
Formasi Aneh ala FIFA
Berikut adalah nama-nama pesepakbola yang masuk rilis FIFPro Men’s World XI 2023, seperti dilansir akun Instagram @fifa (28/02/23):
Kiper terbaik: Thibaut Courtois (Belgia/Real Madrid)
Bek terbaik: Achraf Hakimi (Maroko/PSG), Virgil van Dijk (Belanda/Liverpool), Joao Cancelo (Portugal/Bayern Munchen)
Gelandang terbaik: Kevin de Bruyne (Belgia/Manchester City), Casemiro (Brasil/Manchester United), Luka Modric (Kroasia/Real Madrid)
Penyerang terbaik: Lionel Messi (Argentina/PSG), Karim Benzema (Prancis/Real Madrid), Erling Haaland (Norwegia/Manchester City), Kylian Mbappe (Prancis/PSG).
Sepintas, ada yang janggal dari susunan kesebelasan tersebut. Personil lini depan sampai 4 orang. Maka, formasi yang dipilih FIFA pun jadi 3-3-4.
Formasi semacam itu sangat aneh. Hampir tak ada tim yang memakainya di dunia saat ini.
Formasi empat penyerang di depan bisa saja diterapkan, namun biasanya tidak mengorbankan lini belakang dengan hanya menyediakan 3 pemain.
Jika saja yang dipakai 4-2-4 masih bisa dimaklumi, formasi 2 gelandang di tengah masih masuk akal.
Dengan keanehan formasi pilihan 3-3-4 itu, FIFA pun menuai olok-olok dari warganet. FIFA sebagai induk sepakbola dunia teryata masih bisa melawak. Ada-ada saja.
@chrisn_06: How can Dibu win goalie of the year and not make the team? FIFA fix your voting system (I wanted Courtois to win anyway)
(Bagaimana bisa Dibu meraih kiper terbaik tak masuk formasi? FIFA, benerin sistem votingmu [tapi masih ingin Courtois menang])
@dfw_emy: Picking out the extra CB and sneaking in Haaland! Nice one…
(Bek tengah diambil buat naruh Haaland! Bagus…)
@itz_tobenna098: Smart... Haaland is the perfect center back but im not so sure about Karim
(Pintar… Haaland bek tengah yang sempurna, tapi tak yakin sama Karim)
@sultan_the_mixologist: What formation is this????
(Formasi apa ini???)
(*)