Weghorst berhasil memanfaatkan kesalahan bek lawan yang kurang sempurna mengontrol bola. Sebuah umpan pelan disodorkan ke Fred yang tanpa kawalan di kotak penalti.
Teringat Fergie Time
Laga ini membuktikan jika Manchester United sudah kembali memiliki mentalitas pemenang. Meski pertandingan akan selesai, mereka tak menyerah untuk terus mencoba mencetak gol.
Dua gol di penghujung laga tersebut juga mengingatkan fans MU kepada ‘Fergie time’ yang dulu dipopulerkan Sir Alex Ferguson. Kali ini dipertontonkan kembali oleh Ten Hag dalam versi lebih modern.
Pemain MU tetap ngotot mengurung lawan untuk mencuri gol dan tak ragu bermain keras dan provokatif.
Usai pertandingan, Ten Hag mengatakan jika dirinya bangga dengan para pemainnya. Apa yang dia minta mampu dilakukan dengan baik.
Salah satunya adalah Fred yang mampu mencetak satu gol itu. Pelatih asal Belanda itu mengakui jika itu adalah taktiknya.
“Kami mendorong para gelandang untuk masuk ke posisi yang lebih maju dan berkontribusi dalam serangan. Fred telah melakukannya dengan baik musim ini.
“Sangat bagus melihatnya mencetak gol,” kata Ten Hag pada Sky Sports, seperti dikutip dari kanal Youtube GL NEWS - REPORT (02/03/23).
Baca Juga: Bikin Heboh Usai Drama Tak Pulang ke Rumah, Syakir Daulay Ujung-ujungnya Promo Film Terbaru
Berbeda dengan West Ham, David Moyes mengaku kecewa dengan kekalahan ini. Menurutnya anak asuhnya sudah bermain sangat baik.
“Namun sayang hasilnya tidak memihak kepada kami. Saya kecewa kami tidak lolos. Kami bermain baik untuk mengalahkan mereka. Saya pikir kami bermain dengan baik khususnya selama 80 menit,” ungkap mantan manajer MU musim 2013/2014 itu.
Hasil ini membuat Manchester United berhak maju ke babak 8 besar. Sekaligus masih membuka peluang mereka meraih 4 gelar musim ini.
Selanjutnya United akan menjalani laga yang sangat berat di Premier League. Yaitu bertandang ke Anfield markas Liverpool, Minggu (5/3/23). (*)