Ini yang Harus Dilakukan Apabila Meninggalkan Sholat Fardhu karena Lupa, Menurut Ustadz Adi Hidayat

tasikmalaya Suara.Com
Jum'at, 07 April 2023 | 22:29 WIB
Ini yang Harus Dilakukan Apabila Meninggalkan Sholat Fardhu karena Lupa, Menurut Ustadz Adi Hidayat
Ustadz Adi Hidayat menerangkan cara yang harus dilakukan apabila meninggalkan sholat fardhu karena lupa. (Youtube/Adi Hidayat Official)

SUARA TASIKMALAYA- Sholat Fardhu hukumnya wajib dilaksanakan oleh umat muslim, terdapat lima waktu dalam sholat fardhu, Subuh, Dzuhur, Ashar, Magrib dan Isya.

Jumlah raka’at sholat fardhu, terdapat 17 raka’at apabila kita melaksanakan sholat fardhu setiap harinya.

Ketentuan sholat fardhu pada hukumnya wajib dilaksanakan dan tidak boleh ditinggalkan, karena sholat fardhu sendiri merupakan satu diantara bagian rukun islam.

Namun, terkadang ada sebagian orang yang melupakan sholat fardhu sehingga harus melewatkan waktu sholat yang telah ditentukan.

Dilansir dari kanal Youtube Adi Hidayat Official, Ustadz Adi Hidayat menjelaskan hukumnya apabila seseorang melewatkan sholat fardhu karena lupa.

Ustadz Adi Hidayat menerangkan bahwa pada madzhab Imam Syafi’i ada yang disebut qadha sholat.

“Pada madzhab Imam Syafi’i ada yang namanya qadha sholat. Qadha sholat itu ada yang sifatnya karena lupa, ada yang sifatnya karena tertinggalkan,” ungkap Ustadz Adi Hidayat pada kanal Youtube Adi Hidayat Official, Jumat (7/4/2023).

“Kalo anda ketiduran, atau anda lupa, maka pada waktu ingetnya anda sholat. Jadi maknanya adalah orang lupa sholat itu, saat waktu ingetnya dikerjakan,” jelasnya.

Ustadz Adi Hidayat juga menegaskan bahwa hal tersebut disepakati oleh para ulama.

Baca Juga: Ancelotti Yakin Karim Benzema, Luka Modric dan Toni Kroos Bertahan di Real Madrid

“Maka para ulama ada yang memasukannya ke dalam bab qadha, maksudnya qadha itu mengganti atau melaksanakannya di waktu yang lain, kalo ini sepakat para ulama,” tegas Ustadz Adi Hidayat.

Namun, ada juga ulama yang berpendapat bahwa dengan tobatnya seseorang dan memperbanyak berbuat kebaikan yang sifatnya sunah, maka keburukan-keburukan itu akan tertutupi.

“Ada juga pendapat lain dari ulama, kalo itu sudah lewat artinya gugur itu semua keburukan-keburukan dia, tapi belum tentu menutup kekurangan-kekurangan dia di masa lalu itu dalam konteks meninggalkan hukum-hukum Allah,”

“Cara menutupnya dengan memperbanyak berbuat kebaikan yang sifatnya sunnah, misalnya jika sudah masuk magrib yaa sholat magrib saja, nah setelah magrib ia tingkatkan sholat sunahnya,” pungkasnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI