SuaraTasikmalaya.id - Pelatih timnas sepakbola U-22 Indonesia, Indra Sjafri, terang-terangan mengakui jika dirinya bersyukur timnas Vietnam tak lagi diasuh pelatih asal Korea Selatan Park Hang Seo –yang mundur usai Piala AFF 2022.
Posisi Hang Seo kemudian digantikan oleh pelatih kawakan asal Prancis, Philippe Troussier, awal tahun 2023 kemarin.
Coach Indra menilai proses transisi kepelatihan dari Park Hang-Seo (PHS) ke Troussier pasti butuh proses yang tak sebentar. Pelatih anyar butuh waktu berbulan-bulan bahkan tahunan untuk mentransfer ide-ide dan strategi permainan ke skuad asuhannya.
“Dia (PHS) memang memutuskan untuk tidak di Vietnam lagi. Tentu ada masa transisi dan saya harap masa ini jadi hal yang tidak positif untuk Vietnam,” ujar Indra Sjafri seperti dikutip dari IG @suara.garuda (07/04/23).
Perlu diakui, selama Vietnam dilatih PHS, Indonesia memang sering kesulitan menghadapi mereka di berbagai turnamen.
Dengan tak adanya sosok pelatih Korea itu di tim Vietnam, bisa dimanfaatkan Indonesia untuk tak lagi merasa inferior berhadapan dengan Vietnam jika kelak bertemu di SEA Games 2023.
Kemungkinan itu bisa terjadi meskipun Indonesia tidak satu grup dengan Vietnam. Andai masing-masing lolos dari grup, keduanya bisa bertemu di babak semifinal atau final.
“Park Hang-seo itu sebenarnya rival kami. Beberapa kali berhadapan dengan dia. Saya sampai sering berkomunikasi dengannya,” ucap Coach Indra menambahkan.
Saking seringnya berhadapan dengan PHS, Indra mengaku cukup dekat secara personal dengan pelatih 65 tahun itu. (*)
Baca Juga: Jadwal Bola Malam Ini Live TV: Man United vs Everton, Wolves vs Chelsea, Real Madrid vs Villarreal